
| Judul | Rheumatic Diseases in the Arab World / Khalid A. Alnaqbi, Ghaydaa Aldabie (Editors) |
| Pengarang | Alnaqbi, Khalid A Aldabie, Ghaydaa |
| EDISI | 1 |
| Penerbitan | Singapore : Springer, 2026 |
| Deskripsi Fisik | xxvii, 635 hlm. :ill. ;21 cm. |
| ISBN | 978-981-92-0967-5 |
| Subjek | Rheumatism Arab Countries |
| Abstrak | Rheumatic Diseases in the Arab World merupakan karya referensi komprehensif pertama yang secara khusus membahas kondisi penyakit rematik di kawasan Arab. Buku ini mengkaji epidemiologi, karakteristik klinis, sistem pelayanan kesehatan, perkembangan spesialisasi reumatologi, penelitian, serta tantangan pengelolaan penyakit rematik pada negara-negara Arab. Buku mencakup 22 negara dengan kontribusi hampir 100 penulis yang berasal dari berbagai disiplin, termasuk dokter reumatologi, perawat, apoteker, dan pasien. Isi buku terbagi menjadi dua bagian utama: pembahasan penyakit rematik berdasarkan negara dan pembahasan tema khusus seperti peran Arab League of Associations for Rheumatology (ArLAR), reumatologi pediatrik, dampak perang dan konflik terhadap layanan pasien, perspektif pasien, serta strategi penguatan sistem reumatologi di kawasan Arab. Buku ini ditujukan bagi tenaga kesehatan, akademisi, peneliti, regulator, organisasi nonpemerintah, industri farmasi, serta mahasiswa pendidikan kedokteran tingkat lanjut sebagai sumber rujukan mengenai penyakit rematik dalam konteks regional Arab. Anotasi Buku ini merupakan referensi akademik bidang reumatologi yang memberikan gambaran menyeluruh mengenai beban penyakit rematik dan perkembangan layanan reumatologi di dunia Arab. Bagian awal buku membahas kondisi penyakit rematik secara nasional melalui bab-bab negara, antara lain Algeria, Bahrain, Mesir, Irak, Yordania, Kuwait, Lebanon, Libya, Mauritania, Maroko, Oman, Palestina, Qatar, Arab Saudi, Somalia-Djibouti-Komoro, Sudan, Suriah, Tunisia, Uni Emirat Arab, dan Yaman. Setiap bab negara memberikan kajian mengenai: sistem pelayanan kesehatan nasional; ketersediaan layanan reumatologi dewasa dan anak; pola epidemiologi penyakit rematik; karakteristik klinis pasien; perkembangan pendidikan dan spesialisasi reumatologi; kegiatan penelitian; rekomendasi peningkatan layanan. Bagian tematik buku memperluas pembahasan dari aspek klinis menuju aspek sistem kesehatan, termasuk organisasi profesi reumatologi Arab, penelitian regional, akreditasi program pendidikan reumatologi, reumatologi pediatrik, serta aspek ekonomi kesehatan penyakit rematik. Nilai utama buku ini adalah penyajian perspektif regional yang menghubungkan ilmu kedokteran, kebijakan kesehatan, pendidikan dokter, dan pengalaman pasien. Buku ini tidak hanya berfungsi sebagai buku teks klinis, tetapi juga sebagai dokumen pemetaan perkembangan bidang reumatologi di kawasan Arab |
| Catatan | Rheumatic Diseases in the Arab World merupakan karya referensi ilmiah komprehensif yang menghadirkan kajian pertama yang secara luas mendokumentasikan kondisi penyakit rematik di dunia Arab. Buku ini disusun untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai epidemiologi, karakteristik klinis, sistem pelayanan kesehatan, perkembangan pendidikan spesialis, penelitian, serta tantangan pengelolaan penyakit rematik pada masyarakat Arab. Kawasan Arab yang terdiri atas 22 negara dengan populasi sekitar 480 juta jiwa menjadi fokus utama pembahasan, dengan tujuan menyediakan pemetaan regional mengenai kebutuhan pasien, kapasitas layanan, serta strategi pengembangan bidang reumatologi. Buku ini lahir dari kebutuhan akan sumber rujukan yang secara khusus membahas pelayanan pasien penyakit rematik dalam konteks negara-negara Arab. Sebelum penerbitan buku ini, belum tersedia karya komprehensif yang menguraikan kondisi layanan reumatologi setiap negara Arab secara mendalam. Editor mengembangkan buku ini melalui kolaborasi h |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
| Lokasi Akses Online |
https://link.springer.com/book/10.1007/978-981-92-0967-5 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 316926192 | 616.7 Rhe | Baca Online | Perpustakaan Pusat - Online Resources Ebook |
Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000169808 | ||
| 005 | 20260904094516 | ||
| 007 | ta | ||
| 008 | 260904################|##########|#|## | ||
| 020 | # | # | $a 978-981-92-0967-5 |
| 035 | # | # | $a 0010-0926000102 |
| 082 | # | # | $a 616.7 |
| 084 | # | # | $a 616.7 Rhe |
| 245 | # | # | $a Rheumatic Diseases in the Arab World /$c Khalid A. Alnaqbi, Ghaydaa Aldabie (Editors) |
| 250 | # | # | $a 1 |
| 260 | # | # | $a Singapore :$b Springer,$c 2026 |
| 300 | # | # | $a xxvii, 635 hlm. : $b ill. ; $c 21 cm. |
| 500 | # | # | $a Rheumatic Diseases in the Arab World merupakan karya referensi ilmiah komprehensif yang menghadirkan kajian pertama yang secara luas mendokumentasikan kondisi penyakit rematik di dunia Arab. Buku ini disusun untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai epidemiologi, karakteristik klinis, sistem pelayanan kesehatan, perkembangan pendidikan spesialis, penelitian, serta tantangan pengelolaan penyakit rematik pada masyarakat Arab. Kawasan Arab yang terdiri atas 22 negara dengan populasi sekitar 480 juta jiwa menjadi fokus utama pembahasan, dengan tujuan menyediakan pemetaan regional mengenai kebutuhan pasien, kapasitas layanan, serta strategi pengembangan bidang reumatologi. Buku ini lahir dari kebutuhan akan sumber rujukan yang secara khusus membahas pelayanan pasien penyakit rematik dalam konteks negara-negara Arab. Sebelum penerbitan buku ini, belum tersedia karya komprehensif yang menguraikan kondisi layanan reumatologi setiap negara Arab secara mendalam. Editor mengembangkan buku ini melalui kolaborasi hampir 100 kontributor yang terdiri atas ahli reumatologi, tenaga keperawatan, apoteker, profesional kesehatan, serta pasien, sehingga menghasilkan pendekatan multidisipliner yang tidak hanya melihat penyakit dari aspek medis tetapi juga dari sudut pandang sistem kesehatan dan pengalaman pasien. Struktur buku dibangun berdasarkan dua tema utama. Tema pertama berisi kajian khusus setiap negara Arab yang menjelaskan kondisi nasional mengenai sistem kesehatan, fasilitas pelayanan reumatologi dewasa dan anak, karakteristik epidemiologi penyakit rematik, gambaran klinis pasien, perkembangan penelitian, pendidikan spesialis reumatologi, serta rekomendasi peningkatan mutu layanan. Pendekatan berbasis negara ini memungkinkan pembaca memahami perbedaan kapasitas pelayanan kesehatan, ketersediaan tenaga ahli, serta tantangan yang dihadapi masing-masing wilayah. Bagian negara mencakup pembahasan penyakit rematik di berbagai wilayah seperti Algeria, Bahrain, Mesir, Irak, Yordania, Kuwait, Lebanon, Libya, Mauritania, Maroko, Oman, Palestina, Qatar, Arab Saudi, Somalia-Djibouti-Komoro, Sudan, Suriah, Tunisia, Uni Emirat Arab, dan Yaman. Setiap bab memberikan gambaran mengenai bagaimana sistem kesehatan nasional menangani penyakit rematik, termasuk perkembangan layanan klinis, jumlah dan distribusi tenaga reumatologi, fasilitas pendidikan, akses terhadap terapi modern, serta kebutuhan pengembangan layanan di masa depan. Tema kedua membahas isu-isu strategis yang memengaruhi perkembangan reumatologi di kawasan Arab. Buku menguraikan peran Arab League of Associations for Rheumatology (ArLAR) sebagai organisasi regional dalam memperkuat kerja sama profesional, pendidikan, dan penelitian. Selain itu, dibahas perkembangan penelitian reumatologi, sistem akreditasi program pendidikan reumatologi, perkembangan reumatologi pediatrik, aspek ekonomi kesehatan melalui kajian farmakoekonomi, serta kebutuhan peningkatan standar pelayanan pasien. Salah satu aspek penting buku ini adalah perhatian terhadap perspektif pasien. Penyakit rematik tidak hanya dipandang sebagai gangguan medis yang memengaruhi sistem muskuloskeletal dan jaringan ikat, tetapi juga sebagai kondisi kronis yang berdampak pada kualitas hidup, kemampuan bekerja, kesehatan psikososial, dan hubungan pasien dengan sistem pelayanan kesehatan. Bab mengenai pengalaman pasien Arab memberikan gambaran mengenai kebutuhan komunikasi, pendidikan pasien, akses terapi, serta pentingnya pendekatan pelayanan yang berpusat pada pasien. Buku ini juga membahas tantangan khusus yang muncul akibat kondisi sosial-politik kawasan Arab, terutama dampak perang dan konflik terhadap keberlangsungan layanan kesehatan bagi pasien penyakit rematik. Konflik dapat menyebabkan keterbatasan akses pengobatan, gangguan rantai pasokan obat, perpindahan tenaga kesehatan, serta meningkatnya kesulitan pasien dalam memperoleh perawatan berkelanjutan. Selain itu, dampak pandemi COVID-19 terhadap pelayanan reumatologi juga dianalisis, termasuk perubahan praktik klinis, hambatan pelayanan, dan adaptasi sistem kesehatan selama masa krisis. Dari perspektif klinis, buku membahas berbagai kelompok penyakit rematik utama, termasuk artritis reumatoid, spondiloartritis, lupus eritematosus sistemik, artritis idiopatik juvenil, osteoartritis, penyakit jaringan ikat, dan berbagai kondisi autoimun lainnya. Pembahasan tidak hanya berfokus pada diagnosis dan terapi, tetapi juga mencakup epidemiologi lokal, pola penyakit, ketersediaan pengobatan biologis, perkembangan teknologi diagnostik, serta tantangan implementasi pedoman internasional dalam konteks regional. Dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, buku memberikan gambaran mengenai kebutuhan peningkatan jumlah tenaga spesialis reumatologi, penguatan program fellowship, pelatihan tenaga kesehatan pendukung, serta pembentukan pusat layanan unggulan. Pembahasan mengenai akreditasi program reumatologi menunjukkan pentingnya standardisasi pendidikan agar kualitas pelayanan dapat meningkat secara merata di seluruh kawasan Arab. Buku ini juga memberikan perhatian terhadap aspek ekonomi kesehatan melalui pembahasan farmakoekonomi penyakit rematik. Penggunaan terapi modern, termasuk obat biologis dan terapi target, membawa manfaat klinis yang besar tetapi juga menimbulkan tantangan pembiayaan. Oleh karena itu, evaluasi nilai terapi, efisiensi penggunaan sumber daya kesehatan, dan kebijakan akses obat menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan reumatologi berkelanjutan. Pada bagian akhir, buku menawarkan perspektif masa depan mengenai penguatan sistem pelayanan reumatologi di dunia Arab. Arah pengembangan meliputi peningkatan kolaborasi regional, perluasan penelitian, pengembangan registri penyakit, peningkatan pendidikan dokter dan tenaga kesehatan, pemanfaatan teknologi kesehatan, serta pendekatan pelayanan yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Secara keseluruhan, Rheumatic Diseases in the Arab World merupakan sumber referensi penting yang menggabungkan ilmu kedokteran, kesehatan masyarakat, kebijakan kesehatan, pendidikan profesi, penelitian, dan pengalaman pasien. Buku ini menjadi dokumentasi penting mengenai perkembangan reumatologi di kawasan Arab sekaligus menjadi panduan bagi dokter, peneliti, mahasiswa kedokteran, pengelola layanan kesehatan, pembuat kebijakan, organisasi profesi, industri farmasi, serta lembaga kesehatan yang berupaya meningkatkan kualitas hidup penderita penyakit rematik. |
| 520 | # | # | $a Rheumatic Diseases in the Arab World merupakan karya referensi komprehensif pertama yang secara khusus membahas kondisi penyakit rematik di kawasan Arab. Buku ini mengkaji epidemiologi, karakteristik klinis, sistem pelayanan kesehatan, perkembangan spesialisasi reumatologi, penelitian, serta tantangan pengelolaan penyakit rematik pada negara-negara Arab. Buku mencakup 22 negara dengan kontribusi hampir 100 penulis yang berasal dari berbagai disiplin, termasuk dokter reumatologi, perawat, apoteker, dan pasien. Isi buku terbagi menjadi dua bagian utama: pembahasan penyakit rematik berdasarkan negara dan pembahasan tema khusus seperti peran Arab League of Associations for Rheumatology (ArLAR), reumatologi pediatrik, dampak perang dan konflik terhadap layanan pasien, perspektif pasien, serta strategi penguatan sistem reumatologi di kawasan Arab. Buku ini ditujukan bagi tenaga kesehatan, akademisi, peneliti, regulator, organisasi nonpemerintah, industri farmasi, serta mahasiswa pendidikan kedokteran tingkat lanjut sebagai sumber rujukan mengenai penyakit rematik dalam konteks regional Arab. Anotasi Buku ini merupakan referensi akademik bidang reumatologi yang memberikan gambaran menyeluruh mengenai beban penyakit rematik dan perkembangan layanan reumatologi di dunia Arab. Bagian awal buku membahas kondisi penyakit rematik secara nasional melalui bab-bab negara, antara lain Algeria, Bahrain, Mesir, Irak, Yordania, Kuwait, Lebanon, Libya, Mauritania, Maroko, Oman, Palestina, Qatar, Arab Saudi, Somalia-Djibouti-Komoro, Sudan, Suriah, Tunisia, Uni Emirat Arab, dan Yaman. Setiap bab negara memberikan kajian mengenai: sistem pelayanan kesehatan nasional; ketersediaan layanan reumatologi dewasa dan anak; pola epidemiologi penyakit rematik; karakteristik klinis pasien; perkembangan pendidikan dan spesialisasi reumatologi; kegiatan penelitian; rekomendasi peningkatan layanan. Bagian tematik buku memperluas pembahasan dari aspek klinis menuju aspek sistem kesehatan, termasuk organisasi profesi reumatologi Arab, penelitian regional, akreditasi program pendidikan reumatologi, reumatologi pediatrik, serta aspek ekonomi kesehatan penyakit rematik. Nilai utama buku ini adalah penyajian perspektif regional yang menghubungkan ilmu kedokteran, kebijakan kesehatan, pendidikan dokter, dan pengalaman pasien. Buku ini tidak hanya berfungsi sebagai buku teks klinis, tetapi juga sebagai dokumen pemetaan perkembangan bidang reumatologi di kawasan Arab |
| 650 | # | # | $a Arab Countries |
| 650 | # | # | $a Rheumatism |
| 700 | 0 | # | $a Aldabie, Ghaydaa |
| 700 | 0 | # | $a Alnaqbi, Khalid A |
| 856 | # | # | $a https://link.springer.com/book/10.1007/978-981-92-0967-5 |
| 990 | # | # | $a 316926192 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :