
| Judul | Tackling Malnutrition in a Complex World : Strategies, Economic and Organizational Impacts, and Implications / Beatrice Re, Pietro Previtali (Editors) |
| Pengarang | Re, Beatrice Previtali, Pietro |
| EDISI | 1 |
| Penerbitan | Switzerland : Springer, 2026 |
| Deskripsi Fisik | xix, 85 hlm. :ill. ;25 cm. |
| ISBN | 978-3-032-26438-1 |
| Subjek | Malnutrition |
| Abstrak | Buku ini mengkaji persoalan malnutrisi sebagai tantangan kesehatan global yang semakin kompleks. Malnutrisi dipandang tidak hanya sebagai kekurangan gizi, tetapi juga mencakup kekurangan mikronutrien, kelebihan gizi, obesitas, serta berbagai dampak kesehatan yang menyertainya. Penulis menggunakan pendekatan multidisipliner dengan mengintegrasikan perspektif kesehatan masyarakat, ekonomi, dan organisasi untuk menjelaskan faktor penyebab, kelompok rentan, biaya ekonomi, kebijakan publik, serta strategi intervensi dalam mengatasi malnutrisi. Pembahasan mencakup kelompok masyarakat berstatus sosial ekonomi rendah, anak-anak, individu autistik, pasien rumah sakit, lansia, serta pekerja. Selain menguraikan teori dan perkembangan konsep triple burden of malnutrition, buku ini juga menyajikan studi kasus mengenai program kesehatan di tempat kerja, kebijakan pangan, serta praktik organisasi dalam meningkatkan kesehatan melalui pola makan sehat. Buku diakhiri dengan implikasi manajerial dan rekomendasi penelitian lanjutan bagi akademisi, pembuat kebijakan, dan praktisi. ANOTASI Tackling Malnutrition in a Complex World merupakan monograf ilmiah yang menyajikan tinjauan komprehensif mengenai berbagai bentuk malnutrisi dalam konteks global modern. Buku ini mengembangkan konsep Triple Burden of Malnutrition (TBM) yang meliputi kekurangan gizi, kekurangan mikronutrien, dan obesitas sebagai fenomena yang saling berkaitan. Keunggulan buku ini terletak pada pendekatan multidisiplin yang menghubungkan ilmu gizi klinis, kesehatan masyarakat, ekonomi kesehatan, manajemen organisasi, serta kebijakan publik. Penulis menjelaskan penyebab biologis, sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan yang memengaruhi munculnya malnutrisi pada berbagai kelompok populasi. Bab awal menguraikan teori dasar mengenai malnutrisi, konsep TBM, serta perkembangan epidemiologi global. Selanjutnya dibahas kelompok-kelompok rentan seperti masyarakat miskin, anak-anak, penyandang autisme, pasien rumah sakit, lansia, dan pekerja. Setiap kelompok dianalisis berdasarkan karakteristik risiko, dampak kesehatan, serta strategi intervensi yang sesuai. Pada bagian ekonomi, buku mengkaji besarnya biaya kesehatan akibat malnutrisi, dampaknya terhadap produktivitas tenaga kerja, serta konsekuensi sosial-ekonomi bagi negara. Bagian organisasi memperlihatkan bagaimana perusahaan dapat meningkatkan kesehatan pekerja melalui program corporate wellness, penyediaan makanan sehat, konseling gizi, dan inovasi pelayanan makanan. Buku juga menyajikan berbagai studi kasus di Italia mengenai penanganan ketahanan pangan, pelayanan rumah sakit, perusahaan katering, dan praktik organisasi yang berhasil mengurangi risiko malnutrisi. Pendekatan empiris tersebut memperkaya pembahasan konseptual sehingga memberikan contoh implementasi nyata. Sebagai bagian dari seri SpringerBriefs in Business, buku ini sesuai digunakan sebagai referensi bagi mahasiswa, dosen, peneliti, ahli gizi, tenaga kesehatan, pengelola rumah sakit, pembuat kebijakan, maupun praktisi manajemen organisasi yang ingin memahami hubungan antara gizi, kesehatan masyarakat, ekonomi, dan tata kelola organisasi |
| Catatan | Malnutrisi merupakan salah satu tantangan terbesar dunia modern karena mencakup berbagai bentuk gangguan gizi yang saling berkaitan, mulai dari kekurangan energi, kekurangan vitamin dan mineral, hingga obesitas. Buku ini memperlihatkan bahwa perubahan pola konsumsi masyarakat, urbanisasi, kemiskinan, perubahan iklim, serta transformasi sistem pangan telah menyebabkan meningkatnya berbagai bentuk malnutrisi di hampir seluruh negara. Penulis memperkenalkan konsep Triple Burden of Malnutrition, yaitu keberadaan kekurangan gizi, kekurangan mikronutrien, dan obesitas secara bersamaan dalam suatu populasi. Konsep ini dijelaskan melalui kajian ilmiah terbaru yang menunjukkan bahwa ketiga bentuk malnutrisi tersebut memiliki akar penyebab yang saling berkaitan dan memerlukan pendekatan lintas sektor. Buku kemudian mengidentifikasi kelompok-kelompok yang memiliki risiko tinggi mengalami malnutrisi, antara lain masyarakat berpenghasilan rendah, anak-anak, penderita autisme, pasien rumah sakit, lansia, serta pekerj |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
| Lokasi Akses Online |
https://link.springer.com/book/10.1007/978-3-032-26438-1 https://doi.org/10.1007/978-3-032-26438-1 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 253826192 | 362.196 39 Tac | Baca Online | Perpustakaan Pusat - Online Resources Ebook |
Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000169595 | ||
| 005 | 20260727112816 | ||
| 007 | ta | ||
| 008 | 260727################|##########|#|## | ||
| 020 | # | # | $a 978-3-032-26438-1 |
| 035 | # | # | $a 0010-0726000092 |
| 082 | # | # | $a 362.196 39 |
| 084 | # | # | $a 362.196 39 Tac |
| 245 | # | # | $a Tackling Malnutrition in a Complex World : $b Strategies, Economic and Organizational Impacts, and Implications /$c Beatrice Re, Pietro Previtali (Editors) |
| 250 | # | # | $a 1 |
| 260 | # | # | $a Switzerland :$b Springer,$c 2026 |
| 300 | # | # | $a xix, 85 hlm. : $b ill. ; $c 25 cm. |
| 500 | # | # | $a Malnutrisi merupakan salah satu tantangan terbesar dunia modern karena mencakup berbagai bentuk gangguan gizi yang saling berkaitan, mulai dari kekurangan energi, kekurangan vitamin dan mineral, hingga obesitas. Buku ini memperlihatkan bahwa perubahan pola konsumsi masyarakat, urbanisasi, kemiskinan, perubahan iklim, serta transformasi sistem pangan telah menyebabkan meningkatnya berbagai bentuk malnutrisi di hampir seluruh negara. Penulis memperkenalkan konsep Triple Burden of Malnutrition, yaitu keberadaan kekurangan gizi, kekurangan mikronutrien, dan obesitas secara bersamaan dalam suatu populasi. Konsep ini dijelaskan melalui kajian ilmiah terbaru yang menunjukkan bahwa ketiga bentuk malnutrisi tersebut memiliki akar penyebab yang saling berkaitan dan memerlukan pendekatan lintas sektor. Buku kemudian mengidentifikasi kelompok-kelompok yang memiliki risiko tinggi mengalami malnutrisi, antara lain masyarakat berpenghasilan rendah, anak-anak, penderita autisme, pasien rumah sakit, lansia, serta pekerja. Untuk setiap kelompok dibahas faktor risiko, dampak klinis, aspek psikologis, serta strategi pencegahan yang berbasis bukti. Dari sisi ekonomi, buku menjelaskan bahwa malnutrisi menyebabkan meningkatnya biaya pelayanan kesehatan, menurunnya produktivitas kerja, berkurangnya kualitas hidup, serta meningkatnya beban sosial negara. Oleh karena itu investasi pada program gizi dipandang sebagai strategi pembangunan ekonomi jangka panjang. Perspektif organisasi menjadi salah satu kontribusi utama buku ini. Penulis menunjukkan bagaimana perusahaan dapat berkontribusi dalam peningkatan kesehatan pekerja melalui program kesejahteraan, penyediaan makanan bergizi, edukasi nutrisi, serta kerja sama dengan penyedia layanan makanan sehat. Berbagai studi kasus memperlihatkan manfaat program tersebut terhadap kesejahteraan karyawan maupun produktivitas organisasi. Pada bagian akhir, penulis menyimpulkan bahwa penanggulangan malnutrisi memerlukan kolaborasi multidisiplin yang melibatkan sektor kesehatan, pendidikan, industri, organisasi, dan pemerintah. Kebijakan pangan berkelanjutan, peningkatan ketahanan pangan, promosi pola makan sehat, serta inovasi organisasi menjadi faktor penting dalam mengurangi beban malnutrisi secara global. Buku ini memberikan landasan konseptual sekaligus rekomendasi praktis yang dapat dijadikan acuan bagi peneliti, pengambil kebijakan, maupun praktisi dalam merancang strategi penanggulangan malnutrisi yang lebih efektif dan berkelanjutan. |
| 520 | # | # | $a Buku ini mengkaji persoalan malnutrisi sebagai tantangan kesehatan global yang semakin kompleks. Malnutrisi dipandang tidak hanya sebagai kekurangan gizi, tetapi juga mencakup kekurangan mikronutrien, kelebihan gizi, obesitas, serta berbagai dampak kesehatan yang menyertainya. Penulis menggunakan pendekatan multidisipliner dengan mengintegrasikan perspektif kesehatan masyarakat, ekonomi, dan organisasi untuk menjelaskan faktor penyebab, kelompok rentan, biaya ekonomi, kebijakan publik, serta strategi intervensi dalam mengatasi malnutrisi. Pembahasan mencakup kelompok masyarakat berstatus sosial ekonomi rendah, anak-anak, individu autistik, pasien rumah sakit, lansia, serta pekerja. Selain menguraikan teori dan perkembangan konsep triple burden of malnutrition, buku ini juga menyajikan studi kasus mengenai program kesehatan di tempat kerja, kebijakan pangan, serta praktik organisasi dalam meningkatkan kesehatan melalui pola makan sehat. Buku diakhiri dengan implikasi manajerial dan rekomendasi penelitian lanjutan bagi akademisi, pembuat kebijakan, dan praktisi. ANOTASI Tackling Malnutrition in a Complex World merupakan monograf ilmiah yang menyajikan tinjauan komprehensif mengenai berbagai bentuk malnutrisi dalam konteks global modern. Buku ini mengembangkan konsep Triple Burden of Malnutrition (TBM) yang meliputi kekurangan gizi, kekurangan mikronutrien, dan obesitas sebagai fenomena yang saling berkaitan. Keunggulan buku ini terletak pada pendekatan multidisiplin yang menghubungkan ilmu gizi klinis, kesehatan masyarakat, ekonomi kesehatan, manajemen organisasi, serta kebijakan publik. Penulis menjelaskan penyebab biologis, sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan yang memengaruhi munculnya malnutrisi pada berbagai kelompok populasi. Bab awal menguraikan teori dasar mengenai malnutrisi, konsep TBM, serta perkembangan epidemiologi global. Selanjutnya dibahas kelompok-kelompok rentan seperti masyarakat miskin, anak-anak, penyandang autisme, pasien rumah sakit, lansia, dan pekerja. Setiap kelompok dianalisis berdasarkan karakteristik risiko, dampak kesehatan, serta strategi intervensi yang sesuai. Pada bagian ekonomi, buku mengkaji besarnya biaya kesehatan akibat malnutrisi, dampaknya terhadap produktivitas tenaga kerja, serta konsekuensi sosial-ekonomi bagi negara. Bagian organisasi memperlihatkan bagaimana perusahaan dapat meningkatkan kesehatan pekerja melalui program corporate wellness, penyediaan makanan sehat, konseling gizi, dan inovasi pelayanan makanan. Buku juga menyajikan berbagai studi kasus di Italia mengenai penanganan ketahanan pangan, pelayanan rumah sakit, perusahaan katering, dan praktik organisasi yang berhasil mengurangi risiko malnutrisi. Pendekatan empiris tersebut memperkaya pembahasan konseptual sehingga memberikan contoh implementasi nyata. Sebagai bagian dari seri SpringerBriefs in Business, buku ini sesuai digunakan sebagai referensi bagi mahasiswa, dosen, peneliti, ahli gizi, tenaga kesehatan, pengelola rumah sakit, pembuat kebijakan, maupun praktisi manajemen organisasi yang ingin memahami hubungan antara gizi, kesehatan masyarakat, ekonomi, dan tata kelola organisasi |
| 650 | # | # | $a Malnutrition |
| 700 | 0 | # | $a Previtali, Pietro |
| 700 | 0 | # | $a Re, Beatrice |
| 856 | # | # | $a https://doi.org/10.1007/978-3-032-26438-1 |
| 856 | # | # | $a https://link.springer.com/book/10.1007/978-3-032-26438-1 |
| 990 | # | # | $a 253826192 |
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format File | Action |
| 1 | 978-3-032-26438-1.pdf | Download |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :