Page 308 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 308
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
memiliki pendidikan formalnya SLTA sebanyak 16 orang (20.51%),
berpendidikan Diploma Ilmu Perpustakaan sebanyak 15 orang (19.23%),
berpendidikan Sarjana (S1) Ilmu Perpustakaan sejumlah 31 orang (39.74),
dan sebesar 16 orang (20.51%) berpendidikan Magister (S2) Ilmu
Perpustakaan. Tidak terdapat pustakawan yang berpendidikan formal S3
(doktor).
Masa kerja adalah lamanya waktu yang dijalani oleh seseorang dalam
mengabdikan dirinya sebagai pegawai di sebuah lembaga. Data responden
penelitian ini berdasarkan masa bekerja dapat disaksikan pada Tabel 2.
Pada Tabel 2 dan Grafik 5 menunjukkan bahwa sebagian besar pustakawan
mempunyai masa kerja selama 16 s.d 20 tahun, yaitu sebanyak 19 orang
(22,09%) dan pustakawan dengan masa kerja < 5 tahun berjumlah 16 orang
(18%), sejumlah 2 orang (2.33%) mempunyai masa kerja 5 s.d 10 tahun, 7
orang (8,14%) pustakawan memiliki masa kerja 11 s.d 15 tahun. Pustakawan
mempunyai masa kerja 21 s.d 25 tahun sebanyak 18 orang (23.08%), 9 orang
(11.54%) pustakawan bermasa kerja selama 26 s.d 30 tahun, pustakawan yang
memiliki masa kerja 31 s.d 35 tahun berjumlah 4 orang (5.13%), dan 3 orang
(3.85) pustakawan memiliki masa kerja lebih dari 35 tahun.
B. Persepsi Responden terhadap Kematangan Karir Pustakawan
Variabel kematangan karir terdiri atas 7 indikator, diantaranya adalah
potensi diri, mengimplementasikan karir secara konsisten, mampu membuat
rencana pengembangan perpustakaan dan karir, mampu meningkatkan
kinerja perpustakaan dan karir secara ilmiah dan profesional, kematangan
profesi, akses kematangan karir berkelanjutan, dan penunjang kegiatan
kepustakawanan. Kuis/pertanyaan yang diajukan terhadap responden pada
variabel kompetensi ini terdiri dari 51 butir pertanyaan, akan tetapi setelah
dilakukan uji validitas terbukti ada 1 butir pertanyaan yang tidak valid
(butir 1), sehingga hanya 50 butir pertanyaan yang dapat digunakan untuk
melakukan uji statistik. Oleh responden diberikan persepsi sebagaimana
disajikan pada Grafik 6.
Pada Grafik 6 tampak bahwa tingkatan di masing-masing indikator dan
variabel kematangan karir dalam kategori tinggi kecuali indikator akses
kematangan karir berkelanjutan dan indikator mengimplementasikan karir
secara konsisten dalam kategori sangat tinggi dengan skor masing-masing
82.7 dan 80,5. Dari 5 indikator yang memiliki kategori tinggi dengan skor
tertinggi adalah indikator mampu meningkatkan kinerja perpustakaan dan
karir secara ilmiah dan profesional dengan skor 79.6, disusul berturut-turut
indikator penunjang ke giatan kepustakawanan sebesar 77.3, indikator
mampu membuat rencana pengembangan perpustakaan dan karir sebesar
76.7, indikator potensi diri sebesar 74.5, dan indikator kematangan profesi
288 Membangun Kematangan Karir Pustakawan ...

