Page 409 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 409
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
didapati di mana transisi dari modern ke sistem tradisional, di mana modern
berupa obat-obatan dan pengobatan yang tidak efektif dalam memberikan
pengobatan yang tepat untuk penyakit.
Dalam kasus ini, berdasarkan pengalaman, gejala tampaknya
disebabkan oleh <tradisional> penyakit, seperti pilek, kelainan mental, sakit
kepala dan sakit kulit, dimana sistem informasi dan komunikasi kesehatan
tradisional (THICS) tampaknya memberikan ilusi yang agak efektif
terkait Informasi. Selain itu, telah menjadi jelas bahwa ada kebutuhan
umum di antara informasi kesehatan lokal dan komunikasi, yang sebagian
besar terkait dengan < penyakit < umum yang muncul di dalam rumah
tangga. Selain itu, karena penyakit yang umum sebagian besar tercakup
dalam sistem informasi dan komunikasi kesehatan tradisional (THICS),
belakangan ini menjadi sadar akan dampak serius penyakit <baru> seperti
HIV dan AIDS, yang sebagian besar ditangani oleh informasi kesehatan
modern & sistem komunikasi (MHICS). Oleh karena itu, dari sudut
pandang konsumen dari penduduk setempat, beberapa kasus agak sulit
untuk secara persis mengidentifikasi gejala penyakit dan membuat pilihan
yang tepat sistem untuk merujuk pada untuk menemukan informasi dan
komunikasi kesehatan yang tepat.
Situasi yang sama ditemukan dalam tindak lanjut perilaku orang setelah
mengidentifikasi penyakit atau gangguan dan memilih jalan tindakan untuk
pengobatan ketika datang ke pemanfaatan dari berbagai sistem kesehatan
tradisional dan modern di daerah tersebut. Berkenaan dengan pemanfaatan
sistem kesehatan tradisional, WHO (1999; 2002a; 2002b) telah merancang
strategi yang canggih bagi pemerintah, terutama di negara berkembang,
untuk mengintegrasikan pengobatan dan kedokteran modern dalam rangka
meningkatkan akses dan pemanfaatan kedua sistem, yang berkaitan dengan
peningkatan kesehatan masyarakat. Dalam pandangan, di satu sisi, utlisasi
sporadis dipertukarkan baik sistem informasi dan komunikasi kesehatan
tradisional dan modern (T&MHICS) di Sukamiskin, dan di sisi lain, sudah
berfungsi integrasi pengobatan tradisional dan modern Indonesia, yang
dipromosikan oleh pemerintah. Pendekatan yang sama harus dirancang
dan diimplementasikan mengenai integrasi sistem informasi & komunikasi
kesehatan tradisional dan modern (T&MHICS). Mengikuti pendekatan
integrasi informasi yang berorientasi pada dipromosikan dan berhasil
dilaksanakan di Finlandia oleh Mykkänen et al. (2004), proses integrasi
di area penelitian Sukamiskin sama-sama didasarkan pada pertukaran
informasi dan penyiapan database yang relevan, dengan fokus pada
mencapai pemahaman umum dari persepsi dan didiagnosis morbiditas
yang didokumentasikan untuk kedua sistem di area penelitian, mengenai
perbedaan antara proses < top-down < atau < bottom-up < untuk definisi
Wina Erwina 389

