Page 134 - index
P. 134
122 Membaca, Gaya Hidup dan Kapitalisme
dengan teman-temannya, seperti kalung, jepit rambut atau giwang untuk
dipakai ketika mereka jalan-jalan ke mal atau bahkan di sekolah. Untuk
merchandise tertentu, sejumlah informan yang diwawancarai menyatakan
mereka senang membeli dan mengkoleksi beberapa asesoris, tetapi jangka
waktunya biasanya tidaklah lama. Begitu komik atau novel yang dibaca
bersama dengan teman-temannya, atau bacaan yang sedang ngetrend
berubah, maka mereka pun tak ayal akan menyimpan merchandise itu, dan
menggantikannya dengan merchandise baru sesuai dengan trend bacaan yang
berlaku.
“Aku kalau pakai asesoris ini, ya paling dua-tiga minggu lah. Paling lama
sebulan. Teman-teman biasanya cepet bosen. Dulu pernah aku rame-rame
beli giwang kayak di komik Vampire Knight. Tapi, ya cuma dua minggu aja
makenya. Sekarang ini, ganti cincin. Pokoknya ganti-ganti gitu.... “, tutur
Grecia.
Studi ini menemukan, di sejumlah remaja urban yang diteliti
terkadang mengkoleksi merchandise terkesan lebih penting daripada
membaca novel atau komiknya. Dari hasil wawancara diketahui, sebagian
remaja urban yang diteliti, mereka ternyata mengaku lebih mementingkan
mengkoleksi merchandise yang digemarinya daripada membaca hingga
tuntas atau mengkoleksi bacaan tertentu yang menarik dan tengah populer.
Levina, misalnya dengan terus-terang ia mengaku seringkali ia malas untuk
menyelesaikan sebuah bacaan, sepopuler apapun bacaan itu, karena di mata
dia yang lebih mengasyikan adalah membeli berbagai merchandise untuk
dikoleksi. Di kalangan teman-temannya Levina memang dikenal sebagai
remaja yang agak nyentrik, bahkan termasuk anak band: meski perempuan
ia piawai bermain drum, dan juga memiliki group band sendiri. Levina
biasanya membeli sejumlah merchandise untuk asesoris konstum band-nya
atau untuk ia pakai sendiri ketika jalan-jalan ke mal atau pergi ke sekolah.
Cindy, seorang informan yang lain, mengaku hobinya kurang-lebih sama
dengan Levina. Meski ia bukan anak band, tetapi Cindy mengaku senang
mengkoleksi berbagai asesoris yang banyak dijual di Anime Stuff, Anime Zet
atau counter-counter lain yang banyak menjual merchandise. Cindy, seperti
Levina mengaku agak malas membaca, jika novel yang dibilang teman-
temannya bagus, ternyata jumlah halamannya sampai 500 lebih.

