Page 219 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 219
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
KERAHASIAAN PRIBADI DALAM
BERKOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL
Dr. Ike Iswary Lawanda 1
1 Program Studi Ilmu Perpustakaan,
Departemen Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia
Kampus UI Depok 16424 Indonesia
iswari@ui.ac.id
Abstrak
Tulisan ini mengenai kerahasiaan pribadi merupakan nilai berkomunikasi di media
sosial yang marak informasi. Kerahasiaan pribadi di sini dipertentangkan dengan
keterbukaan informasi diri. Sedangkan, media sosial sebagai alat komunikasi yang
canggih memungkinkan individu memampangkan dan memamerkan informasi
mengenai dirinya di dalam jaringan. Pengendalian terhadap penyebaran informasi
mengenai diri pribadi perlu dilakukan agar kemungkinan munculnya bahaya atau
ketidak-teraturan dapat dihindari. Tujuan tulisan ini menganalisis kerahasiaan
pribadi dalam berkomunikasi menggunakan media masa seperti facebook dan
world wide web berlangsung sebagaimana manusia berkomunikasi secara tatap
muka. Kerahasiaan pribadi merupakan bagian dari etika berkomunikasi guna
mengatasi bahaya penyalahgunaan informasi pribadi yang selalu berkemungkinan
muncul membuat ketidakteraturan dunia. Tulisan ini menggunakan sejumlah
materi dan observasi, keduanya diintegrasikan untuk mengkonstruksi satu wacana.
Konsep menjadi alat analisis. Analisis mengenai informasi terbentuk atas dasar
moral ekonomi, kuasa pada diri dan moral dalam informasi. Kerahasiaan pribadi
dalam interaksi antara individu dalam suatu jaringan yang terbuka tanpa kendali
pada individu beresiko munculnya bahaya atau ketidakteraturan. Ketidakteraturan
berlangsung di dalam batasan antara kerahasiaan pribadi dan keterbukaan diri.
Ancaman atau bahaya berupa penyalahgunaan informasi pribadi individu oleh
pihak yang tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan. Informasi dan
komunikasi berintegrasi tidak dapat terhindar dari moral global dengan adanya
jaringan komunikasi. Moral menjadi pertahanan individu dalam memanfaatkan
informasi tentang dirinya. Kesimpulan kerahasiaan informasi pribadi berakar dari
Ike Iswari Lawanda 199

