Page 223 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 223

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

                Sebagaimana  halnya  dengan  informasi  yang  terkumpul  di  bank.
            Informasi yang terkumpul di suatu bank, jika disatukan bisa menunjukkan
            satu gambaran kehidupan seseorang, dan hal hal yang sudah dilakukannya.
            Informasi  individu  yang  berakumulasi  di  bank,  dapat  dibuktikan,  lebih
            rinci, tepat, dan lengkap ketimbang yang dapat diingat oleh memori
            individu yang bersangkutan.
                Semua informasi di organisasi apapun terekam dan dikelola secara
            sistematis dalam bentuk rekod, berelasi dengan individu yang bersangkutan.
            Permasalahan yang muncul mengenai hak pribadi yang berkemungkinan
            muncul dari informasi yang diunggah oleh pengguna facebook, dihadirkan
            dengan  pemikiran  penulis  mengenai  ancaman  atas  kerahasiaan  pribadi.
            Dengan  menghadirkan  pemikiran  mengenai  ancaman,  seseorang
            diharapkan  menyadari  bahwa  informasi  yang  direpresentasikannya  di
            facebook mengandung kerahasiaan pribadi. Kerahasiaan pribadi merupakan
            informasi yang dihasilkan dari berbagai kegiatan yang dilakukan seseorang
            yang kemudian disebarluaskan untuk publik sehingga dapat diamati oleh
            siapapun di mana saja dan kapan saja. Kerahasiaan pribadi perlu dilindungi
            dengan cara memberi tirai terhadap hal-hal yang perlu ditutupi. Upaya ini
            memungkinkan  seseorang  terhindar  dari  ancaman  pemanfaatan  koleksi
            informasi tentang dirinya. Pemanfaatan informasi cara modern saat ini,
            untuk disajikan kepada khalayak ramai, sepatutnya yang disajikan hanya
            serpihan-serpihan  dari  informasi  mengenai  satu  bagian  kehidupan  kita
            saja. Hal ini bertujuan agar informasi hanya dapat dilihat dari satu titik
            pandang saja.
                Tujuan penulisan ini menggambarkan ancaman terhadap kerahasiaan
            pribadi  perlu  menjadi  perhatian  bukan  hanya  pada  saat  kerahasiaan
            pribadi seseorang sedang diganggu oleh orang lain sehingga orang yang
            bersangkutan  baru merasa  bahwa kerahasiaan  pribadinya merupakan
            sesuatu yang berharga. Selain itu, kerahasiaan pribadi dirasakan sangat
            berharga jika seseorang perlu melindungi pribadinya. Ancaman terhadap
            kerahasiaan  pribadi  sebagaimana  diuraikan  sebelumnya  menunjukkan
            bahwa kerahasiaan pribadi menjadi sesuatu yang sangat berharga hanya
            bagi orang-orang yang pernah melakukan kesalahan, dan sedang berusaha
            menyembunyikan  perbuatannya. Pada kenyataannya,  upaya seseorang
            menyembunyikan kesalahan yang pernah dilakukannya tidak benar-benar
            dapat disembunyikan sebagai rahasia. Namun demikian, kerahasiaan pribadi
            mengingatkan kita bahwa seberapapun nilai kerahasiaan pribadi pasti ada
            harga yang patut dibayarkan.  Semakin seseorang menyimpan  banyak
            rahasia  pribadi,  semakin  banyak  orang  tersebut  menyimpan  informasi
            yang sepatutnya tidak untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Dengan kata



            Ike Iswari Lawanda                                            203
   218   219   220   221   222   223   224   225   226   227   228