Page 141 - index
P. 141
BaB 5 | Komunitas Cyberspace, Net Generation, dan Perilaku Informasi di Era Digital
bah kemudahan membaca dan menyuguhkan penampilan yang lebih
baik, tetapi bagaimanapun masih kurang jika dibandingkan dengan ker-
tas. Walaupun e-book sangat portable, isu-isu seperti readability, ukuran
layar, dan perpindahan halaman yang lambat tetap ada (Buzzeto-More,
Sweat-Guy dan Elobaid, 2007, dalam Liu, 2008). Walaupun orang-orang
menghabiskan banyak waktu di depan komputer, mereka tetap tidak
ingin membaca lama di komputer. Mereka cenderung mencetak keti-
Prenada Media Group
ka berhadapan dengan dokumen yang lebih dari tiga halaman (Rogers,
2006, dalam Liu, 2008).
PeNutuP
Dalam perkembangan masyarakat yang makin dijejali dengan per-
kembangan teknologi informasi dan kecanggihan internet yang mencip-
takan kekayaan informasi yang seolah tanpa batas, terjadinya perubah-
an perilaku informasi dan perilaku membaca masyarakat, khususnya di
kalangan net generation memang tidak terhindarkan. Setiap perkem-
bangan dan perubahan baru, bagaimanapun akan melahirkan implikasi
yang tidak terhindarkan. Namun demikian, untuk mencegah kaum muda
tidak digerus perubahan dan masuk dalam pusaran jejaring internet
yang kontraproduktif, maka yang dibutuhkan yaitu bagaimana memper-
siapkan anak-anak muda agar sejak awal senantiasa bersikap kritis, ti-
dak terhegemoni jejasan teknologi informasi yang masif, dan tetap fokus
pada pandangan bahwa perkembangan teknologi informasi dan kekaya-
an informasi di dunia maya pada hakikatnya yaitu sekadar tool (alat)
bagi mereka untuk memperkaya alternatif pilihan dalam menghadapi
tantangan kehidupan.
Sebagai bagian dari kemajuan teknologi, kemajuan TI dan kehadiran
media jejaring Facebook serta kemudahan berselancar di dunia maya
tanpa batas memang penuh pesona, dan menjadi daya tarik tersendiri,
terutama di kalangan remaja urban yang notabene merupakan bagian
dari net generation. Di tengah kondisi di mana kegiatan belajar mengajar
acap kali terlalu membebani dan menjemukan bagi siswa, dan ditambah
lagi adanya tuntutan perkembangan gaya hidup yang tak terelakkan,
kita sadari tidaklah mudah melawan efek samping perkembangan TI
yang kontraproduktif bagi remaja. Namun dengan memahami bahwa hal
129

