Page 98 - index
P. 98
Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer
ide dan terminologi seperti ‘ruang maya’, ‘informasi cepat’, ‘masyara-
kat informasi’, ‘masyarakat berjaringan’—yang dahulunya lebih banyak
digunakan pada bidang tulisan sains-iksi—sekarang digunakan untuk
menguraikan perubahan sosial dan budaya signiikan yang berkaitan
dengan perkembangan teknologi komunikasi baru. Di era post-industrial,
perubahan sosial yang terjadi yaitu seperti yang pernah diungkap McLu-
han pada 1960-an, yakni tentang kehadiran ‘desa global’ (global village)
Prenada Media Group
yang di sana kita dapat menyaksikan ‘matinya jarak dan waktu’. Di era
milenium baru, yang namanya komputasi atau penggunaan teknologi
komputer baik di tempat kerja maupun di rumah, sekarang sudah tidak
lagi tentang komputer, tetapi ‘tentang kehidupan’ dan ‘tentang digital’
(Negroponte, 1995: 4-8), dalam Preston, 2001).
Menurut pengamatan dan kajian Preston, sejak 1970-an, banyak hal
terjadi dan telah berubah dalam kehidupan komunikasi manusia, teruta-
ma berkaitan dengan makin meluasnya pemakaian teknologi infor masi
dan media massa. Perubahan yang terjadi di masyarakat tidak hanya
menyangkut persoalan inovasi teknik baru yang radikal di bidang infor-
masi dan komunikasi, seperti perkembangan cepat dari internet/world
wide web dan prospeknya sebagai garda terdepan dalam perdagangan
elektronik dan jasa multimedia digital. Perubahan yang terjadi juga bu-
kan hanya persoalan potensi aplikasi teknologi informasi dan sistem ja-
ringan yang dengan mudah akan tersebar luas atau pervasive—yang me-
mungkinkan manusia menggunakannya baik di tempat kerja maupun di
rumah. Masyarakat di era post-industrial, menurut Prseton tidak hanya
menghadapi ‘perubahan seismik’ pada sifat infrakstruktur teknik TIK
yang tersedia sebagaimana kita memulai milenium baru. Apa yang ter-
jadi dalam dekade belakangan ini sesungguhnya merupakan perubahan
besar pada cara kita memikirkan tentang sifat perkembangan teknologi
baru itu beserta dampaknya bagi tatanan sosial, ekonomi, dan budaya
yang berlaku sejak kemajuan era industrial kapitalis.
Memasuki 1990-an, Preston melihat perkembangan baru di dunia
informasi dan komunikasi yang benar-benar radikal. Berbeda dengan
kondisi 1970-an hingga 1980-an—di mana yang populer yaitu media
baru seperti televisi kabel dan satelit, perekam kaset video, telepon se-
luler, komputer PC, dan sistem musik digital—pada 1990-an keberadaan
86

