Page 103 - index
P. 103
BaB 5 | Komunitas Cyberspace, Net Generation, dan Perilaku Informasi di Era Digital
berpengaruh untuk membangun citra diri, membangun wacana publik
yang berkaitan dengan politik pencitraan, mencari pengaruh, menyosia-
lisasikan program dan lain sebagainya.
B. DAmPAK sosIAl-eKoNomI
Abad ke-21, yakni ketika teknologi informasi makin memasyarakat
dan internet menjadi begitu populer, tak pelak era revolusi informasi
Prenada Media Group
yang benar-benar masif, menyentuh kelompok dan lapisan sosial ma sya -
rakat mana pun tanpa bisa dicegah. Kendati akselerasi dan luas ca kup -
annya berbeda-beda, tetapi kehadiran teknologi informasi diakui atau
tidak telah terbukti mengubah segala sesuatu di dalam dunia di mana
kita tinggal. Saat ini, boleh dibilang bahkan tidak akan ada satu pun dari
institusi, orang, dan bahkan pemerintahan yang tidak terkena dan ha-
rus menanggung dampak dari perkembangan teknologi informasi. Paul
DiMagio et al. (2001), misalnya, menggambarkan bahwa internet atau
jejaring komputer di dunia maya memiliki potensi untuk secara radikal
mengubah tidak hanya bagaimana cara seseorang bertransaksi bisnis
dengan orang lain, tetapi juga esensi atau hakekat keberadaan manusia
di dalam lingkungan masyarakat (DiMagio et al., 2001: 307-336).
Jejaring komputer yang semula hanya bisa diakses oleh sekelom-
pok kecil elite, menurut Smith dan Kollock (2005), kini penggunaannya
telah makin meluas dan menjadi subjek perdebatan politik, kepentingan
masyarakat, serta menjadi bagian dari budaya populer. Berbagai istilah,
seperti cyberspace, net, online, dan web, kini tidak lagi terasa asing di te-
linga masyarakat, dan apa pun istilah yang digunakan, tampak jelas bah-
wa kehadiran jejaring komputer telah membuat orang bisa menciptakan
ruang sosial baru di mana mereka satu dengan yang lain dapat bertemu
dan saling berinteraksi satu sama lain di dunia maya yang lintas batas
dan melampaui ruang serta waktu (lihat Smith & Kollock, 2005).
Dengan memanfaatkan jaringan media interaksi seperti e-mail, chat,
dan sistem konferensi seperti Usenet, masyarakat kini telah memben-
tuk ribuan kelompok untuk membahas banyak topik, bermain game, sa-
ling menghibur satu sama lain, dan bahkan bekerja pada proyek-proyek
bersama yang sulit. Di era pasca-industri, kehadiran jejaring komputer
bukan hanya berperan sebagai media komunikasi, melainkan juga telah
91

