Page 99 - index
P. 99

BaB 5  |  Komunitas Cyberspace, Net Generation, dan Perilaku Informasi di Era Digital

            teknologi dan media baru yang ada telah dilengkapi dengan gugus baru
            dari elektronik digital dan tumbuhnya ‘pemusatan’  telekomunikasi
            modern, yakni komputer dan jaringan penyiaran. Masyarakat mulai di-
            hadapkan pada gaya baru pemrosesan dan penyebaran digital informa-
            si, internet, WWW, dan itur multimedia. Tidak lebih dari satu dekade,
            telepon telah berkembang menjadi telepon seluler (handphone) yang
            mobile dan komputer pribadi bergerak dari perangkat kerja kantor yang
        Prenada Media Group
            terpaku menjadi terminal leksibel yang dengan mudah dibawa untuk
            berbagai macam bentuk komunikasi dan jaringan. Kehadiran komputer
            juga mempunyai peran baru dalam aktivitas komunikasi di rumah, seti-
            daknya dalam ekonomi industrial modern.  Kehadiran komputer priba-
            di—baik laptop,  iPad,  dan lain-lain—sekarang muncul sebagai pesaing
            televisi (dan telepon) dan menjadi terminal utama pertumbuhan aktivi-
            tas komunikasi di rumah dan kehidupan kita sehari-hari.
                Memasuki tahun 2000-an,  yakni di era milenium baru,  Preston
            melihat bahwa sistem komunikasi multimedia yang interaktif bukan
            hanya menawarkan kemungkinan melakukan komunikasi tanpa batas,
            melainkan juga kehadiran dunia maya atau realitas virtual yang makin
            meluas dan nyata.  Selain itu,  yang lebih penting menurut Preston,  di
            era milenium baru, telah lahir tren baru di dunia industri komunikasi,
            yakni hadirnya beragam media yang menggabungkan teknologi komu-
            nikasi baru dan teknologi komunikasi konvensional. Kehadiran revolusi
            informasi yang ditandai dengan munculnya teknologi komunikasi dan
            informasi baru (new media) cepat atau lambat mulai menggeser peran,
            bahkan mengambil alih hampir semua kemampuan yang dimiliki oleh
            media konvensional, bahkan pada titik tertentu new media memberikan
            lebih dari apa yang bisa diberikan oleh media konvensional.
                Di era masyarakat post-industrial,  teknologi komputer beserta sis-
            tem yang ditawarkan, dan kehadiran internet yang memungkinkan para
            penggunanya menjelajahi ruang dan waktu tanpa batas, menurut Preston
            kemudian menyatu dengan teknologi media komunikasi konvensional
            yang bersifat masif.  Fenomena penyatuan atau perpaduan teknologi
            informasi dan komunikasi,  media massa,  dan media komunikasi kon-
            vensional inilah yang sering disebut sebagai suatu proses konvergensi
            media. Preston (2001: 27) mengatakan, bahwa konvergensi media akan



                                                                        87
   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104