Page 95 - index
P. 95

Bab 5




                          Komunitas cyberspace,

                                         Net generation,

                           dan Perilaku Informasi
        Prenada Media Group

                                                di era Digital









                   erbagai kajian tentang munculnya revolusi teknologi informasi
                   (TI) dan dampak sosial perkembangan internet atau jejaring
            Bkomputer—termasuk kehadiran komunitas cyberspace dan com-
            munity of online fan—sesungguhnya telah banyak dilakukan para ahli.
            Daniel Bell (1977),  misalnya disebut-sebut sebagai ahli sosiologi per-
            tama yang mengkaji dampak sosial dari perkembangan media komuni-
            kasi digital.  Menurut Bell,  ada dua indikasi utama dari perkembangan
            masyarakat pasca-industri, yakni penemuan miniatur sirkuit elektronik
            dan optikal yang mampu mempercepat arus informasi melalui jaring-
            an,  serta integrasi dari proses komputer dan telekomunikasi ke dalam
            teknologi terpadu yang disebut dengan istilah “kompunikasi” (Cabin &
            Dortier [eds.],  2004: 149-158).  Sementara itu,  generasi kedua Mazhab
            Frankfurt,  yang dipelopori Jürgen Habermas juga telah jauh-jauh hari
            mempersoalkan dampak dari perubahan TI pada bidang politik dan in-
            tegritas masyarakat madani (lihat McCarthy, 2006).
                Ahli lain yang mengkaji seluk-beluk dan dampak perkembangan TI
            ialah Manuel Castells.  Menurut Castells,  saat ini dunia sedang mema-
            suki zaman informasi di mana berbagai kemajuan teknologi informasi
            digital telah menyediakan dasar materi bagi perluasan pervasive  dari
            apa yang ia sebut sebagai “bentuk jejaring dari organisasi” dalam setiap
            keadaan struktur sosial.  Menurut Castells,  integrasi internet ke dalam
   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100