Page 300 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 300

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

            pustakawan  yang  memiliki  kompetensi,  kemandirian,  inovatif,  dinamis,
            komitmen dan intrapreneurship.
                Sementara itu secara teknis penelitian ini penting untuk dilakukan,
            mengingat  masih  sangat  sedikitnya  kajian  tentang  kematangan  karir
            pustakawan, bahkan sebatas yang penulis ketahui belum ada peneliti yang
            mengkaji masalah ini. Mengingat masih sedikit bahkan dapat dikatakan
            belum adanya kajian masalah kematangan karir pustakawan, maka hal ini
            sangat perlu dan layak untuk dilakukan  kajian  lebih  mendalam,  karena
            riset kematangan karir bagi profesi jabatan fungsional lain sudah banyak
            dilakukan oleh peneliti terdahulu.
                Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka penulis ingin meneliti
            tentang “Membangun kematangan karir pustakawan melalui kepemimpinan
            profetik  dan  kompetensi;  studi  kasus  pada  Perguruan  Tinggi  Islam di
            Daerah Istimewa Yogyakarta (PTI DIY)”.


                                II. TINJAUAN LITERATUR
                Menurut Adz-Dzakiey (dalam Budiharto, 2006) kepemimpinan profetik
            dapat diartikan sebagai skill seseorang dalam membina, mengarahkan, dan
            mempengaruhi staf dan bawahan sehingga dapat tercapai tujuan seperti
            kepemimpinan yang dilakukan oleh para nabi. Dalam pandangan Islam
            kepemimpinan  sebagai  amanah yang wajib ditunaikan sebagai wujud
            tanggung jawabnya kepada Allah SWT dan para anggota yang dipimpinnya.
            Jadi tanggung jawab ini tidak hanya bersifat horizontal, tetapi juga sebagai
            bentuk tanggung jawab secara vertikal, yakni pertanggungjawaban kepada
            Allah SWT di hari akhir nanti, sehingga amanah ini sesuatu yang amat
            berat dan harus diemban secara baik.
                Budiharto  (2006)  dalam  penelitiannya  menyimpulkan  bahwa
            indikator-indikator dalam   kepemimpinan profetik adalah sebagai berikut:
            1.  Indikator Shidiq (jujur): pemimpin harus berpegang pada kebenaran,
                kejujuran, berpedoman pada nurani, sabar, konsisten; lawannya dusta.
                (Q.S. Al Kahfi [18] :5, Yunus [10] : 38, Al Hajj [22]:30, Ali Imran [3]:
                75, Al Ahzab [33] : 21, Al Baqarah [2]:177, Al Mukminun [23]:28).
            2.  Indikator  Amanah  (tanggung  jawab):  professional,  loyal/commited
                kepada Tuhan, pimpinan, rekan, bawahan; lawannya khianat. (Q.S. Al
                Anbiyaa’ [21]:73, Adz-Dzariyaat [51]:56, Al Ahzab [33]:72, An Nisaa
                [4]: 58, Al Baqarah [2]: 283, Al Mu’minun [23]:8,  Al Maarij [70]:32,
                Al Anfaal [8]:58,  Ali Imran [3]:161, Al Anfaal [8]:27,28, An Nisaa
                [4]:105).
            3.  Indikator Fathonah (cerdas): cerdas karena taqwa, skill teruji, problem
                solver, lawannya bodoh. (Q.S. Al A’raf [7]:199, Yusuf [12]:55,56, An


            280                             Membangun Kematangan Karir Pustakawan ...
   295   296   297   298   299   300   301   302   303   304   305