Page 314 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 314
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
persepsi pustakawan pada PTI di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
antara variabel kepemimpinan profetik (X1) terhadap variabel kematangan
karir (Y) sebesar 0,327 dengan tingkat substansial senilai 0,004. Hal ini
membuktikan bahwa ada pengaruh yang positif dan substansial antara
kepemimpinan profetik (X1) dengan kematangan karir (Y). Hasil ini
menunjukan bahwa untuk meningkatkan kemampuan kematangan karir
berbeda antara yang satu dengan yang lain diperlukan peranan seorang
pemimpin yang mempunyai peranan untuk membina, mengarahkan dan
memahami keinginan-keinginan dan aspirasi dari pustakawannya untuk
berkarir secara bersunggung-sungguh dan memberikan kesempatan
pustakawan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki pustakawan.
Kemampuan mengembangkan karir bagi para pegawai (pustakawan) tidak
dapat dilepaskan dari tanggung jawab pimpinan. Kunci dari tercapainya
kematangan karir secara maksimal merupakan cerminan sejauh mana
para pemimpin di PTI DIY mampu menjalankan peran kepemimpinannya
dalam melakukan pembinaan terhadap kematangan karir bagi para
pustakawannya. Hal ini didukung oleh penilaian sebagian besar
responden mengapresiasi dan memberikan respon terhadap tingkat
kepemimpinan profetik di Perpustakaan PTI di DIY pada tataran kategori
tinggi, artinya semakin tinggi persepsi pustakawan terhdap kepemimpinan
profetik maka akan semakin meningkat kondisi kematangan karir
pustakawan.
Hasil penelitian ini sama dengan penelitian Batubara (2017), dari
hasil analisis data diperoleh hasil terdapat hubungan positif antara
kepemimpinan profetik dengan kepuasan kerja. Hasil ini dibuktikan
dengan koefisien korelasi, dimana rxy = 0.521 ; p = 0.000 < 0.05. Nilai
koefisien determinasi (R square) penelitian dengan nilai sebesar 0.272.
Dapat diartikan bahwa variabel kepemimpinan profetik mempengaruhi
kepuasan kerja sebesar 27.2%. Dari hasil perhitungan mean hipotetik
dan mean empirik diperoleh kepemimpinan profetik sangat tinggi dan
kepuasan kerja sangat tinggi. Berarti kepemimpinan profetik berpengaruh
secara pasitif dan signifikan terhadap kepuasan kerja.
Hasil dari peneliti lain yang dilakukan oleh Priastuti (2015) yang
memberikan hasil bahwa berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa
kepemimpinan profetik dan motivasi kerja islami secara bersama-sama
mempengaruhi disiplin kerja. Hasil uji hipotesis terbukti berdasarkan nilai
F=12,688 dengan nilai signifikansi p<0,01 yaitu 0,000. Sehingga hipotesis
dalam penelitian ini diterima.
Sementara Elsintania (2016) dalam penelitian yang dilakukannya
membuktikan bahwa Kepemimpinan Nabi dan Etos Kerja Islam
memberikan pengaruh positif yang substansial terhadap Komitmen
294 Membangun Kematangan Karir Pustakawan ...

