Page 319 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 319

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

            pengembangan karir aktual. Selain itu, kepuasan kerja memediasi pengaruh
            kompetensi profesional dan kepercayaan pengembangan karir.

            3.  Pengaruh  Simultan  Kepemimpinan  Profetik  (X1)  dan  Kompetensi  (X2)
               terhadap Kematangan Karir (Y)
                Berdasarkan  hasil  Analisis  Regresi,  Adjusted  R2=55,3%  besarnya
            kematangan  karir  pustakawan  studi  pada  PTI  di  Daerah  Istimewa
            Yogyakarta  dipengaruhi  oleh  kepimpinan  profetik  dan  kompetensi,
            sementara  kelebihannya  senilai  54,7%  mendapat  pengaruh  dari  faktor
            lain. Dari hasil wawancara terhadap responden yang dilakukan secara
            semi terstruktur diperoleh hasil, bahwa faktor lain tersebut terdapat pada
            kekuatan terbesar antara lain: pustakawan wajib memiliki rasa tanggung
            jawab (amanah= 70.85%) terhadap pekerjaan dan profesi, adanya minat/
            interest  (89,10%)  ditambah  memiliki  skill  (87,20%).  Dengan  demikian
            dapat  dinyatakan  bahwa  variabel  kepimpinan  profetik  dan  kompetensi
            pengaruhnya  dalam  kategori  sedang  terhadap  kematangan  karir  pada
            pustakawan PTI di Daerah Istimewa Yogyakarta.


            4.  Hubungan  Kepemimpinan  Profetik  (X1)  dengan  Kompetensi  (X2)  dan
               sebaliknya
                Hubungan yang positif antara kepemimpinan profetik  (X1) dengan
            kompetensi (X2) sangat berperan dalam membangun kematangan karir.
            Dalam hal ini dibuktikan dengan pernyataan bahwa persepsi pustakawan
            PTI di DIY mengenai kepemimpinan profetik (X1) mempunyai hubungan
            positif  terhadap  kompetensi  dengan  nilai  signifikansi  (0,005  <  0,05).
            Hasil kajian sudah dilaksanakan lewat analisis data secara individu yang
            hasilnya ditampilkan pada Tabel 3 dan telah dijelaskan bahwa pengaruh
            langsung persepsi pustakawan pada PTI di Daerah Istimewa Yogyakarta
            (DIY) antara  variabel  kepemimpinan  profetik  (X1)  dengan  variabel
            kompetensi  (X2)  memiliki  hubungan  senilai  0,314    dengan  derajat
            substansial  senilai  0,005.  Hal  ini  membuktikan  bahwa  ada  hubungan
            yang  positif  antara  kepemimpinan  profetik  (X1)  dengan  kompetensi
            (X2) dan sebaliknya. Hasil ini menunjukan bahwa untuk meningkatkan
            kemampuan  kompetensi  berbeda  antara  yang  satu  dengan  yang  lain
            diperlukan peranan seorang pemimpin  yang mempunyai peranan untuk
            membina, mengarahkan dan memahami keinginan-keinginan dan aspirasi
            dari  pustakawannya  untuk  berkarir  secara  bersunggung-sungguh  dan
            memberikan  kesempatan  pustakawan  untuk  mengembangkan  potensi
            yang dimiliki pustakawan. Kemampuan mengembangkan kompetensi bagi
            para pegawai (pustakawan) tidak dapat dilepaskan dari tanggung jawab


            Sugandi                                                       299
   314   315   316   317   318   319   320   321   322   323   324