Page 321 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 321

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

                substansial t statistika lebih kecil dari taraf substansial α = 5% atau
                (0.000  <  0,05),  maka  H0  ditolak  dan  H1  diterima,  berarti  variabel
                budaya organisasi secara parsial berdampak pada kematangan karir
                pustakawan studi pada PTI di Daerah Istimewa Yogyakarta.
            3.  Kepemimpinan Profetik (X1) dan Kompetensi  (X2) secara simultan
                mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Kematangan Karir (Y),
                didapat angka F statistika senilai 48.585 dengan tingkat substansial
                0.000 < 0,05. Artinya hipotesis diterima.
                Dari hasil studi disampaikan saran-saran yang ditujukan kepada pihak-
            pihak yang terkait dengan dunia kepustakawanan, antara lain: pustakawan
            dan peneliti pada umumnya, perpustakaan, kepala perpustakaan, asosiasi
            profesi, prodi ilmu perpustakaan, pemerintah, dan lain-lain.
            1.  Secara  empiris,  responden  memberikan  persepsi  bahwa  ada  titik
                kelemahan yang mendasar terhadap Kepemimpinan Profetik bagi para
                Kepala Perpustakaan PTI di DIY pada aspek kemampuan berkomunikasi.
                Kelemahan yang perlu perbaikan adalah menyangkut:
                 a.  Kemampuan menyederhanakan permasalahan yang rumit.
                 b.  Kemampuan menanggapi permasalahan dengan sudut pandang
                     dunia dan akhirat.
                 c.  Menggunakan  pertimbangan  manfaat  dan  mudharat  dalam
                     mengambil keputusan.
                 d.  Malas bertanya  kepada  orang lain  atas apa yang tidak
                     diketahuinya.
                 e.  Kebijakan dalam menghadapi masalah, dan berdiri pada posisi
                     netral dikala terdapat perbedaan pendapat.
            2.  Secara  empiris,  responden  memberikan  persepsi  bahwa  ada  titik
                kelemahan yang mendasar terhadap Kompetensi Pustakawan PTI di
                DIY pada aspek pemahaman dan sikap terhadap profesi. Kelemahan
                yang perlu perbaikan adalah menyangkut:
                 a.  Dapat  memberikan ide  yang  baik dalam bekerja.
                 b.  Dapat berpikir  kreatif dalam melaksanakan pekerjaan.
                 c.  Dapat   menyelesaikan  pekerjaan  sesuai dengan prosedur.
                 d.  Selalu hadir tepat waktu.
                 e.  Dapat bekerja sama, memenuhi  aturan-aturan yang berlaku di
                     dalam melakukan pekerjaan.
            3.  Secara  empiris,  responden  memberikan  persepsi  bahwa  ada  titik
                kelemahan yang mendasar terhadap Kematangan Karir Pustakawan
                PTI di DIY pada aspek pengembangan dan kegiatan penunjang profesi.
                Kelemahan yang perlu perbaikan adalah menyangkut:
                 a.  Kemampuan membuat artikel ilmiah pada bidang librarianship.


            Sugandi                                                       301
   316   317   318   319   320   321   322   323   324   325   326