Page 326 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 326
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
Abstract
The purpose of this article is to describe the results of a study which examine
the meaning value of the ancient building of National Library of the Republic of
Indonesia, located in Salemba Raya number 28A, which was previously known
to be the first junior high school founded by the colonial Dutch era in Indonesia
or Nusantara named as Hogere Burgerschool Koning Willem III (HBS KW III).
The archaeology symbolic study was carried out using qualitative methodology
by conducting interview, observation and document study in order to gather
meaning value of the historic object. Results reveal that amongst others is that
HBS KW III school building in terms of the history of the establishment of the HBS
KW III school building, represents the characteristics of the pioneering symbol
of the history of secondary school education in the archipelago, which was first
opened by the Dutch East Indies government, in an area deemed suitable as an
educational area.
Keywords: Meaning value, Hogere Burgerschool Koning Willem III (HBS KW III),
National Library of the Republic of Indonesia, Symbolic Archaeology, Cultural
Heritage Building
I. LATAR BELAKANG PENELITIAN
Tulisan ini bersumber dari disertasi penulis, di program studi Arkeologi,
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, 2011.
Semua yang ada di dunia ini akan hilang, meninggalkan “nama” yang
dapat diingat bagi yang ditinggalkan. Adapun yang dapat ditinggalkan dan
dapat bertahan, adalah kenangan berupa nilai maknawi yang mendalam
serta pelajaran bermanfaat bagi yang ditinggalkan. Demikian pula halnya
dengan materi hasil budaya manusia. Semua benda hasil buatan manusia
yang pernah digunakan, sesungguhnya memiliki arti bagi kehidupan
manusia pada masanya. Namun tidak semua yang berasal dari masa lalu
pantas dilestarikan. Hanya benda budaya yang memiliki nilai maknawi
tertentu yang patut diingat dan bahkan patut diwariskan kebermanfaatannya
dari segi fisik dan semangat kontekstualnya agar dapat dimaknai dan
digunakan bagi generasi berikutnya.
Sebuah bangunan bernuansa kolonial di tengah kota metropolitan
Jakarta, lokasi mahasiswa berkunjung melihat kegiatan pelestarian
koleksi, pada saat itu digunakan sebagai gedung utama Perpustakaan
Nasional Republik Indonesia sejak peresmiannya tahun 1987. Pada awal
penelitian di tahun 2005, hasil wawancara dengan pejabat PNRI, diketahui
bahwa bangunan kuno PNRI ini direncanakan akan dibongkar pada bagian
belakang bangunan bertingkat dua, sesuai dengan maket yang telah dibuat
pada tahun 1984. Hal ini memicu pertanyaan mengapa bangunan baru
306 Nilai Maknawi Bangunan Sekolah Hogere Burgerschool Koning Willem III ...

