Page 331 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 331

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

            a.  berusia 50 (lima puluh) tahun atau lebih;
            b.   mewakili masa gaya paling singkat berusia 50 (lima puluh) tahun;
            c.   memiliki  arti  khusus bagi  sejarah,  ilmu  pengetahuan,  pendidikan,
                agama, dan/atau kebudayaan; dan
            d.   memiliki nilai budaya bagi penguatan kepribadian bangsa.”
                (2010: p.8-9).

                                 II. TUJUAN PENELITIAN
                Berdasarkan latar belakang yang diajukan di atas maka tujuan dari
            penelitian ini adalah  pertama, untuk mengungkap sejarah dari bangunan
            sekolah HBS KW III didasarkan pada temuan sumber dokumen berupa
            peta,  yang  melihat  pada  perubahan  lingkungan  sekitar  bangunan  HBS
            KW III, dikaitkan dengan tahun berdirinya dan gaya bangunan sekolah
            lain  di  Batavia  saat  itu  agar  dapat  mengungkap  karakteristik  bangunan
            sekolah  HBS  KW  III.  Temuan  sumber  dokumen  berupa  peta  ini  juga
            dikatikan dengan kegiatan siswa-siswi yang bersekolah pada tahun-tahun
            yang disebutkan pada peta agar dapat mengungkap makna penting dari
            keberadaan sekolah. Kedua, penelitian ini bertujuan mengungkap pemikiran
            dan perilaku budaya siswa-siswi HBS KW III melalui temuan dokumen
            hasil kegiatan bersekolah di HBS KW III seperti kurikulum, rapot, sertifikat
            ijazah,  buku pelajaran,  majalah  sekolah,  film  dokumenter  tak  bersuara,
            tulisan  pendek  siswa-siswi  HBS  KW  III  serta  hasil  wawancara  dengan
            siswa-siswi pendukung budaya kini,  diharapkan dapat terungkap makna
            khusus yang penting bagi penetapannya. Ketiga, penelitian ini bertujuan
            mengungkap  morfologi  bangunan,  yaitu  mencakup  susunan  tata  bentuk
            bangunan, keaslian, serta alihfungsi bangunan yang dapat memperlihatkan
            karakteristik  bangunan  untuk  mengungkap  makna  simbolik  bagi  upaya
            penetapannya.
                                 III. TINJAUAN PUSTAKA
                Sumber pustaka utama yang dijadikan literatur acuan adalah pertama,
            buku berjudul “Dari Sekolah K.W. III ke Yayasan KAWEDRI: Penilaian
            dan Peran Suatu sekolah Kolonial dalam Rangka Mencerdaskan Bangsa”.
            Buku ini mengisahkan sejarah dibukanya K.W.III sebagai sekolah HBS
            pertama di Hindia Belanda dan didirikannya Yayasan Kawedri hampir 130
            tahun kemudian di lokasi yang sama sebagai suatu komitmen pengabdian
            siswa-siswi KW III kini. Buku ini juga mengungkap sistem pendidikan di
            zaman kolonial pada awal abad ke-20 serta tumbuh dan berkembangnya
            semangat  nasionalisme  sampai  Proklamasi  17  Agustus  1945  yang
            dilanjutkan dengan revolusi fisik dan mental. Di bagian kedua buku ini
            berisi  tulisan-tulisan  mantan  siswa-siswi  KW3  yang  mencerminkan

            Tamara Adriani Salim                                          311
   326   327   328   329   330   331   332   333   334   335   336