Page 316 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 316

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

            lewat analisis data secara simultan yang hasilnya ditampilkan pada Tabel 3
            dan telah dijelaskan bahwa pengaruh langsung persepsi pustakawan pada
            PTI  di  Daerah  Istimewa  Yogyakarta  (DIY)  antara  variabel  kompetensi
            (X2)  terhadap variabel kematangan karir (Y) senilai 0,745 dengan derajat
            substansial senilai 0,000. Hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh yang
            positif  dan  substansial  antara  kompetensi    (X2)  terhadap  kematangan
            karir (Y). Hasil ini memiliki arti bahwa kompetensi yang dipersepsikan
            pada pustakawan merupakan fenomena yang positif (baik, tinggi), maka
            persepsi pustakawan terhadap kematangan karir juga akan baik (tinggi).
                Kajian dengan tema pengembangan kompetensi dan kesuksesan karir
            yang dilakukan oleh Ans De Vos, Sara De Hauw, dan Beatrice I.J.M. Van der
            Heijden (2011) mendukung studi ini, dimana mereka menjelaskan bahwa
            penelitian  yang dilakukannya bertujuan untuk memberikan kontribusi
            pada literatur karir dengan mengungkap hubungan antara pengembangan
            kompetensi,  kemampuan  kerja yang dirasakan  sendiri, dan kesuksesan
            karir. Bukti diberikan untuk sebuah model dimana kemampuan kerja yang
            dirasakan sendiri menengahi hubungan antara pengembangan kompetensi
            dan dua indikator keberhasilan karir, yaitu kepuasan karir dan penerimaan
            kelaikan kerja (perceived marketability).
                Pertama, hasil studi mereka membuktikan bahwa keterlibatan pegawai
            dalam  prakarsa  pembinaan  kemampuan  serta  support  yang  dirasakan
            dalam pembinaan kompetensi dikaitkan dengan peningkatan tingkat
            kemampuan  kerja yang dirasakan sendiri. Dengan demikian, dukungan
            empiris diberikan untuk klaim teoritis umum bahwa pengembangan
            kompetensi merupakan sarana penting untuk meningkatkan kemampuan
            kerja (misalnya, Scholarios et al., 2008; Van der Heijde & Van der Heijden,
            2006).  Dengan  demikian,  kajian  yang  ditemukan  menambah  penelitian
            yang langka yang meneliti hubungan antara pembelajaran dan kemampuan
            kerja (Van der Heijden, Boon, et al., 2009; Van der Heijden, de Lange, et
            al., 2009) atau hubungan antara karir manajemen dan kemampuan kerja
            (De Vos, Dewettinck, & Buyens, 2009), dengan mengambil pendekatan
            integratif (keduanya terdiri dari faktor individu dan organisasi) terhadap
            pengembangan  kompetensi.  Hasilnya juga mendukung gagasan bahwa
            pengembangan  kompetensi tidak hanya terkait  dengan  knowledge atau
            skill  khusus domain  tetapi  juga tanggapan  umum tentang  keahlian  dan
            fleksibilitas kinerja (Schneider et al., 1996; Campion et al., 1994).
                Selain itu, kajian  yang ditemukan  olehnya menunjukkan  adanya
            dual  effect  dari  pengembangan  kompetensi  dalam  organisasi.  Dengan
            memasukkan  kedua  dukungan  yang  dirasakan  dalam  pembinaan
            kompetensi  serta  keterlibatan pegawai  aktual  pada  prakarsa pembinaan
            kompetensi, riset ini membuktikan bahwa lembaga tersebut tidak cukup

            296                             Membangun Kematangan Karir Pustakawan ...
   311   312   313   314   315   316   317   318   319   320   321