Page 398 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 398
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
pluralistik yang tersedia. Studi tentang pola pemanfaatan informasi,
layanan kesehatan menunjukkan pengaruh yang berbeda dari berbagai
faktor sosial-demografis, psiko-sosial, sosial ekonomi, kelembagaan dan
lingkungan. Studi pemanfaatan layanan kesehatan sangat penting untuk
memahami dan menjelaskan perilaku kesehatan dan penyakit masyarakat,
yang pada gilirannya, penting untuk peningkatan layanan perawatan
kesehatan (lih. Slikkerveer 1990; 1995). Sejalan dengan perkembangan
historis dari sistem kesehatan yang berbeda, juga sistem kesehatan dan
komunikasi yang terkait di antara orang-orang telah diperluas dengan
informasi, pengetahuan, dan pengalaman baru, yang juga mengarah pada
pengembangan berbagai Sistem Informasi & Komunikasi Kesehatan
Tradisional dan Modern (T & MHICS).
Pemanfaatan berbagai sistem informasi ini menunjukkan
kemiripan dengan pemanfaatan berbagai sistem kesehatan, dan
pemahaman lebih lanjut penting untuk perbaikan sistem ini. Penelitian ini
menyelidiki bagaimana berbagai faktor independen dan faktor intervensi
mempengaruhi faktor-faktor dependen dari pemanfaatan sistem kesehatan.
Dua bentuk Informasi & Komunikasi Kesehatan yaitu Sistem Informasi &
Komunikasi Kesehatan Tradisional (THICS) dan Sistem Komunikasi dan
Informasi Kesehatan Modern (MHICS) dalam situasi jamak/pluralistik
di Sukamiskin. Tujuan umum dari penelitian ini dapat diringkas untuk
mendokumentasikan, mempelajari dan menganalisis pemanfaatan Sistem
Informasi & Komunikasi Kesehatan Jamak (PHICS) oleh penduduk lokal
Sukamiskin di wilayah kebudayaan Sunda-Jawa Barat, melalui identifikasi,
dokumentasi, dan analisis faktor –faktor signifikan yang mempengaruhi
pola pemanfaatan yang terkait. Adapun dibedakan di satu sisi, dalam
Sistem Informasi & Komunikasi Kesehatan Tradisional (THICS) dan, di
sisi lain, Sistem Informasi & Komunikasi Kesehatan Modern (MHICS).
Selain itu, implikasi dari temuan penelitian digunakan sebagai dasar untuk
pengembangan model empiris integrasi Sistem Informasi & Komunikasi
Kesehatan Tradisional (THICS) dan Sistem Informasi & Komunikasi
Kesehatan Modern (MHICS) untuk berfungsi segera sebagai perencanaan
alat untuk mewujudkan <Masyarakat Informasi Indonesia> (2003) dalam
konteks kesehatan. Untuk mewujudkan tujuan umum ini, sebuah subdivisi
dibuat dalam sejumlah tujuan spesifik yang ingin dicapai yang dapat
diringkas sebagai berikut:
Pertama, untuk menyajikan orientasi teoretis bidang baru informasi
kesehatan & komunikasi (HIC), menempatkan penekanan khusus pada
sistem informasi & komunikasi kesehatan jamak (PHICS), termasuk
deskripsi dampak sistem globalisasi ini di Indonesia;
Kedua, untuk menyajikan metodologi penelitian etnosains yang
378 Pemanfaatan Sistem Informasi dan Komunikasi Kesehatan Jamak

