Page 400 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 400
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
Implikasi
Selain kesimpulan yang disebutkan di atas, penelitian ini memiliki
implikasi utama pada teori, tingkat metodologis dan praktis diuraikan di
bawah ini sebagai kontribusi studi ini untuk pengembangan pengetahuan
dalam ilmu informasi dan komunikasi kesehatan dalam etno-komunikasi
dari perspektif masyarakat setempat dalam mayarakat di Sukamiskin.
A. Implikasi teoretis
Kebanyakan teori terkait dengan Health Information & Communication
Systems/Sistem informasi & komunikasi Kesehatan (HICS) terkait dengan
untuk studi yang dilakukan dalam konteks penyedia informasi kesehatan
melalui sistem Informasi & komunikasi kesehatan modern (MHICS), di
mana perkembangan elektronik baru-baru ini dalam media dan internet
mendominasi. Demikian pula, sebagian besar studi berurusan dengan
penyedia informasi kesehatan, termasuk dokter medis, perawat dan staf
administrasi difokuskan pada pengembangan basis data elektronik pasien,
perawatan dan obat-obatan dengan pandangan untuk meningkatkan
lembaga kesehatan modern dan pelayanan kesehatan mereka. Namun,
kurang perhatian terhadap situasi dan perspektif konsumen informasi
kesehatan melalui pelayanan kesehatan tradisional, khususnya yang
berkaitan dengan masyarakat setempat dan pemanfaatan mereka terhadap
sistem informasi & komunikasi kesehatan tradisional (THICS), secara
fungsional di tingkat masyarakat. Penelitian berbasis masyarakat yang
paling penting untuk mengidentifikasi dan meningkatkan tingkat melek
informasi/ literasi kesehatan masyarakat setempat.
Dalam konteks ini, hasil studi di Sukamiskin juga memperkuat teori
fungsi Parrott (2004) mengenai pendekatan beberapa wacana informasi
dan komunikasi kesehatan dalam tiga < bidang pengaruh <, yaitu wacana
kemasyarakatan, wacana ahli, dan wacana awam.
Fokus penelitian ini pada ranah wacana awam mengenai informasi
kesehatan dan komunikasi di antara para peserta lokal telah lebih
memperkuat pemahaman pemanfaatan sumber pengetahuan adat
masyarakat dan informasi dari pengalaman mengenai kesehatan dan
penyakit di masyarakatnya.
Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa pendekatan
<bottom-up> seperti ini memiliki relevansi langsung untuk pendidikan
kesehatan sebagai instrumen untuk menginformasikan dan berkomunikasi
dengan masyarakat lokal tentang perubahan dalam perilaku mereka untuk
perbaikan kesehatan. Proses penyediaan informasi kesehatan terkait
dengan serangkaian teori dan prinsip komunikasi kesehatan, termasuk
380 Pemanfaatan Sistem Informasi dan Komunikasi Kesehatan Jamak

