Page 399 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 399
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
dipilih dan terkait model analitis yang sesuai serta komponennya untuk
pelaksanaan bertahap bivariate, hubungan timbal balik, multivariat dan
multiple regresi analisis data kuantitatif yang dikumpulkan;
Ketiga, untuk menyajikan gambaran tentang pengaturan penelitian
yang mencakup geografi dan latar belakang sejarah Republik Indonesia,
Provinsi Jawa Barat, dan daerah penelitian Sukamiskin, yang terletak di
Bandung, ibukota Provinsi Jawa Barat;
Keempat, untuk menggambarkan kehidupan sehari-hari di Sukamiskin:
presentasi data baik yang tersedia dan dikumpulkan di antara masyarakat
dari populasi penelitian, yaitu penduduk Sukamiskin, dan populasi sampel,
yaitu kepala rumah tangga yang dipilih. Selain itu, operasional deskripsi
umum akan disajikan pada sistem kesehatan jamak, di Sukamiskin;
Kelima, untuk menggambarkan Sistem informasi & komunikasi
kesehatan tradisional (THICS) in the community of Sukamiskin;
Keenam, untuk mendokumentasikan pengetahuan adat tertentu dan
klasifikasi tanaman medical aromatic cosmetic (MAC) yang digunakan
untuk Lalap (< sayuran mentah <) dan ubar Kampung (obat tradisional
Sunda) oleh masyarakat Sukamiskin sebagai komponen utama dari Sistem
informasi & komunikasi kesehatan tradisional (THICS);
Ketujuh, untuk menggambarkan Sistem informasi & komunikasi
kesehatan Modern (MHICS) di masyarakat Sukamiskin;
Kedelapan, untuk menyajikan hasil dari bivariat bertahap, hubungan
timbal balik, multivarian dan analisis regresi berganda dari data kuantitatif
dari survei rumah tangga menunjukkan dan menjelaskan hubungan
diferensial faktor yang signifikan dalam kaitannya dengan pemanfaatan
masyarakat setempat terhadap sistem informasi & komunikasi kesehatan
jamak di Sukamiskin, dibagi dalam Sistem informasi & komunikasi
kesehatan tradisional dan modern (THICS and MHICS) di Sukamiskin.
Kesimpulan dari hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa langkah
selanjutnya dalam semua analisis menegaskan bahwa distribusi yang
mapan atas pola pemanfaatan membenarkan interpretasi keseluruhan
bahwa, di satu sisi ada 63,2% dihitung, yaitu lebih dari tigaperlima di
bawah-pemanfaatan Sistem informasi & komunikasi kesehatan tradisional
(THICS) seperti yang dilaporkan oleh responden di bidang penelitian,
sementara di sisi lain, bahwa ada 58,4% yang dihitung, yaitu lebih dari
setengah pemanfaatan Sistem Informasi & komunikasi kesehatan modern
(MHICS) oleh responden.
Wina Erwina 379

