Page 401 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 401
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
hubungan komunikasi persuasif, komunikasi perilaku, komunikasi risiko,
media advokasi, pendidikan hiburan, komunikasi kesehatan interaktif,
komunikasi pembangunan, dan komunikasi partisipatif. Dalam kegiatan
tersebut, promosi kesehatan dan pencegahan penyakit menjadi elemen
penting. Pelaksanaan perbedaan antara Tradisional & Modern Health
Information & Communication System/ Sistem informasi & komunikasi
kesehatan tradisional& Modern (T&MHICS) lebih lanjut menyiratkan
dukungan untuk pendekatan komparatif yang diperlukan untuk
pengembangan etno-komunikasi sebagai suatu disiplin yang berdasarkan
orientasi budaya-relativistik, yaitu memperlakukan setiap kebudayaan atau
sub-budaya berdasarkan sistem nilai, norma, dan tradisinya sendiri.
Studi tentang Iber kasehatan dari perspektif etno-komunikasi pada
informasi kesehatan & sistem komunikasi (HICS) di Sukamiskin juga
menyiratkan peningkatan pemahaman dan penjelasan dari berbagai faktor
yang berkaitan dengan promosi kesehatan, pencegahan penyakit dan
perawatan di tingkat masyarakat. Seperti pengetahuan dari para peserta
mengacu pada konsep literasi informasi kesehatan yang terdiri dari
kemampuan individu untuk memenuhi kebutuhan informasi kesehatan,
untuk menentukan sumber informasi, dan untuk memahami pengetahuan
kesehatan dan praktek nya.
Implikasi untuk pengembangan lebih lanjut literasi informasi dan
pengetahuan lokal (literasi informasi ilmiah dan Local Knowledge
model) termasuk adaptasi dari model Big 6, Sconnul, dan ALA < s literasi
informasi model untuk kondisi tertentu masyarakat multikultural Indonesia
dan kekayaan pengetahuan dan praktik lokalnya, yang digunakan oleh
Universitas Padjadjaran (UNPAD) dalam pelatihan informasi literasi bagi
siswa baru di 2015-2016.
Selain yang disebutkan di atas implikasi dari studi untuk peningkatan
tingkat literasi informasi kesehatan, juga implikasi menarik lainnya
mengacu pada perilaku mencari informasi dan komunikasi kesehatan oleh
anggota masyarakat. Mencari bentuk informasi tersebut dijelaskan oleh
Willson (1981) dan dioperasionalisasi dalam pencarian dilaporkan untuk
informasi di Perpustakaan. Studi di Sukamiskin juga menemukan bahwa di
antara variabel independen, yang dirasakan membutuhkan faktor informasi
kesehatan dan faktor kelembagaan dari sudut baca, pemberdayan kelompok
keluarga (PKK) (pemberdayaan gerakan kesejahteraan keluarga), dan
Masjid merupakan variabel yang mempengaruhi pemanfaatan Plural Health
Information & Communication System (PHICS). Meskipun penelitian
di Sukamiskin menerapkan pendekatan komparatif terhadap dua sistem
informasi dan komunikasi kesehatan rasional dan modern yang berbeda
(T&MHICS), distribusi diferensial yang dilaporkan dari pola utilisasi dari
Wina Erwina 381

