Page 80 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 80
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
masyarakat yang ditata dalam bentuk negara, serta masyarakat modern di
mana sistem ekonomi telah terdiferensiasi. Dari perspektif sistem, tahap-
tahap ini ditandai oleh kemunculan mekanisme sistem baru dan tataran
kompleksitas yang terkait dengannya. Spesialisasi melalui kerja misalnya,
sebagaimana diperlihatkan oleh Habermas mengenai kemunculan
masyarakat modern, mengakibatkan integrasi sosial tidak dilandaskan
lagi pada nilai-nilai moral tradisional melainkan pada kemampuan subjek
untuk menangani suatu masalah dari bidang yang digelutinya. Situasi ini
mengakibatkan masyarakat modern membangun komunikasi dan integrasi
sosialnya menggunakan medium-medium sosial yang menyingkirkan
penggunaan bahasa yang mengedepankan komunikasi.
Dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan spesialisasi dalam
masyarakat modern, meningkat pula kebutuhan akan pemeliharaan
integrasi sosial. Dalam masyarakat dengan tingkat diferensiasi rendah,
kesalingterkaitan sistemik terjalin erat dengan mekanisme integrasi sosial;
sedangkan dalam masyarakat-masyarakat modern mereka dikonsolidasikan
dan diobjektifkan ke dalam struktur bebas norma. Anggota masyarakat
bertingkah laku menuju sistem tindakan yang diatur secara formal,
dikendalikan melalui proses pertukaran dan kekuasaan seakan-akan menuju
blok realitas kuasi natural; dalam subsistem subsistem yang dikendalikan
media ini masyarakat mengental menjadi alam kedua. Aktor selalu dapat
membelokkan orientasinya ke arah pemahaman timbal balik, mengadopsi
perilaku strategis, dan mengobjektifkan konteks normatif ke dalam sesuatu
di dunia objektif, namun dalam masyarakat modern, ranah-ranah ekonomi
dan birokrasi muncul di mana relasi sosial hanya diregulasi melalui uang
dan kekuasaan. Sikap tunduk pada norma dan keanggotaan sosial yang
membentuk identitas tidak diperlukan lagi dan tidak pula mungkin dalam
lingkungan seperti ini, mereka menjadi tidak penting.
Namun tindakan masyarakat modern, yang mengutamakan sistem,
mengakibatkan pemisahan sistem dari dunia kehidupan sebagai dua entitas
sosial yang saling meniadakan. Habermas menunjukkan bahwa dunia
kehidupan yang mula-mula berdampingan dengan sistem sosial yang belum
terdiferensiasi, semakin menyusut menjadi suatu subsistem di antara subsistem-
subsistem yang lain. Dalam proses ini, mekanisme sistem semakin terlepas dari
struktur sosial tempat berlangsungnya integrasi sosial. Seperti yang kita lihat,
masyarakat modern mencapai tataran diferensiasi sistem di mana organisasi-
organisasi yang semakin otonom terhubung satu sama lain melalui media
komunikasi de-linguistifikasi: mekanisme –mekanisme sistemik ini – seperti
uang – mengendalikan hubungan sosial yang telah terputus dari norma dan
nilai, terutama pada subsistem tindakan ekonomi dan administrasi yang bersifat
rasional bertujuan. Dua subsistem ini, telah terpisah dari landasan moral politis
60 Reduksi Dunia Kehidupan menurut Jurgen Habermas

