Page 90 - index
P. 90

78                                        Membaca, Gaya Hidup dan Kapitalisme


                    Di hari Sabtu atau Minggu, sebagian besar remaja urban biasanya
              menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan ke mal atau menonton  fi lm,
              tetapi di sela-sela aktivitas pleasure lain yang dilakukan, salah satu aktivitas
              yang tidak ketinggalan dilakukan remaja urban adalah berkunjung ke toko
              atau kios buku. Di toko-toko buku besar, seperti Gramedia, TriMedia atau
              Gunung Agung, Uranus atau Toga Mas, dan juga kios buku dan majalah
              populer Terbit, bisa dilihat selalu ada sejumlah remaja urban yang tengah
              sibuk memilih bacaan yang digemari. Bacaan-bacaan baru yang posternya
              terpampang di pintu masuk toko buku, atau  display buku baru di rak
              khusus, senantiasa menarik minat remaja untuk melihat dan mencari tahu
              apakah bacaan yang ditawarkan itu memang betul-betul sesuai cita rasa dan
              seleranya.
                    Lebih dari sekadar aktivitas membaca untuk mengisi waktu luang,
              bagi remaja urban membeli dan membaca berbagai bacaan populer
              tampaknya adalah imbas sekaligus representasi dari perkembangan gaya
              hidup dan ekspansi pemasaran produk budaya bidang penerbitan yang
              belakangan ini memang makin marak. Kehadiran bacaan-bacaan remaja
              seperti novel teenlit, novel fi ksi populer, komik grafi s Manga, Avatar, komik
              Korea, majalah populer dan berbagai jenis bacaan lain, bagi remaja urban
              tak ubahnya seperti produk budaya populer yang lain: kaset, CD atau DVD,
              handphone,  fi lm, dan lain sebagainya -- yang menarik minat mereka dan
              selalu ditunggu perkembangannya. Tidak sedikit remaja urban, termasuk
              kelompok yang keranjingan membaca, sehingga setiap ada waktu luang,
              sesempit apapun, mereka akan memanfaatkannya untuk membaca dan
              menyelesaikan halaman demi halaman berbagai jenis buku, komik, atau
              majalah yang disenanginya. Bahkan, di sela-sela jam istirahat sekolah pun,
              tidak sedikit remaja urban yang memanfaatkannya untuk membaca buku-
              buku, novel, komik atau majalah yang sudah mereka persiapkan dari rumah
              atau hasil meminjam dari perpustakaan sekolah.


              4.1   PEMANFAATAN WAKTU LUANG UNTUK MEMBACA

                    Di kalangan remaja urban, salah satu persoalan yang menarik untuk
              dilihat lebih jauh adalah bagaimana cara mereka mengisi kegiatan dalam
              kehidupan sehari-hari, terutama di waktu luang dan bagaimana mereka
              seharusnya terlihat, tampil dan menampilkan diri di hadapan teman-
   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94   95