Page 93 - index
P. 93

Perilaku Membaca untuk Kesenangan di Kalangan Remaja Urban              81


              tetapi kesamaan mereka adalah semuanya melakukan aktivitas membaca
              untuk kesenangan benar-benar sebagai pilihan suka rela. Beberapa
              informan seperti Levina, Nona, Stefani, Dicky, Rayhan, Anggiat, atau Ajeng,
              misalnya, mereka mengaku setiap minggu terkadang bisa menghabiskan
              satu novel, tetapi tidak jarang juga hingga dua minggu atau bahkan sebulan
              baru satu novel itu terbaca habis. Sementara itu, ada informan, seperti
              Nadia, Grecia, Evelyn, Sofyan, Rossa, Nia, dan Nico yang dalam satu-dua
              hari sudah menyelesaikan satu novel, bahkan termasuk novel yang jumlah
              halamannya hingga ratusan halaman, seperti Twilight, Chronicle of Ancient
              Darkness, Peter Pan, Pirates of the Carrabean, Empress Orchid, Hight Lord, Laskar
              Pelangi, atau Harry Potter. Bahkan seringkali jika yang dibaca komik grafi s,
              mereka mengaku bisa menghabiskan berjilid-jilid komik dalam waktu
              hanya beberapa jam. Sejumlah informan mengaku, mereka biasanya akan
              mandi dan makan cepat-cepat, sekadar untuk memperoleh waktu luang
              yang lebih leluasa untuk menyelesaikan halaman yang tersisa. Sepanjang
              informan yang bersangkutan senang dan menikmati jalan ceritanya,
              mereka mengaku tidak akan bisa tidur nyenyak jika belum menghabiskan
              hingga halaman terakhir bacaan yang mereka gemari. Rasa penasaran dan
              kesenangan karena membaca tanpa paksaan adalah dua hal yang kerapkali
              membuat remaja urban seolah tak rela jika harus melewatkan waktu luang
              tanpa melakukan aktivitas membaca.
                   “Aku kalau lagi seneng novel, biasanya tak baca terus sampai ndak tidur.
                   Pokoknya ndak tahu jam berapa pun. Sampai mataku pedes, nguantuk, baru
                   aku berhenti.Soalnya kalau lagi asyik itu sayang untuk berhenti baca. Dulu
                   waktu aku baca Pirates of the Carribean, aku baca semalam bisa habis. Waktu
                   itu pas hari Sabtu. Pokoknya seru....”, tutur Sofyan.
                   “Ya.... rasanya beda dengan baca buku pelajaran. Kalau baca novel atau komik,
                   rasanya ‘kan asyik. Bebas. Pokoknya kalau baca sambil santai-santai itu enak.
                   Kalau disuruh baca guru, ‘kan kita harus buat PR. Ya ndak enak. Biasanya
                   kalau tugas dari guru, novelnya ‘kan jelek-jelek. Kalau novelnya boleh bebas
                   itu enak. Guru-guru itu ‘kan tidak ngerti mana novel yang bagus........”, tutur
                   Wendi.
                   “Kalau pas libur, aku biasanya tidur jam 12 malam. Aku biasanya baca-baca di
                   kamar sambil tiduran. Mau nonton televisi males. Soalnya kalau Sabtu malah
                   acaranya jelek-jelek. Aku jadinya ya baca aja. Pokoknya baca sampai ngantuk, terus
   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98