Page 96 - index
P. 96
84 Membaca, Gaya Hidup dan Kapitalisme
bagi Ajeng, Shelin dan Nona menarik untuk dibaca karena dapat menjadi
bacaan untuk mengisi waktu luang mereka. Novel yang biasanya menjadi
best seller, seperti Lord of the Rings, Harry Potter atau Twilight, menurut mer-
eka memang bagus, tetapi seringkali mereka kehilangan stamina untuk
membaca terus-menerus karena novelnya sangat tebal: 500 halaman lebih.
Membaca novel teenlit, menurut mereka lebih ringan, enjoy dan menghibur
daripada novel tebal yang lebih menuntut konsentrasi mengikuti jalan ceri-
tanya.
“Aku itu paling suka membaca novel teenlit. Yang aku suka itu novelnya
Agnes Jessica. Ceritanya kalau sedih, ya sedih..... Tapi, biasanya endingnya
bagus. Aku punya semua novel Agnes Jessica. Tapi belakangan ini dia agak
jarang mengeluarkan novel. Padahal, bagus....”, tutur Nona.
“Kalau ke TriMedia, aku biasa cari bacaan yang ringan-ringan. Novel teenlit
aku suka. Ceritanya soal remaja. Bagus. Bacanya juga nggak capek, soalnya
paling-paling cuma 100 halaman lebih dikit. Aku agak males kalau baca yang
serius, soalnya kadang ceritanya mbulet. Mending liat fi lmnya aja.....”, tutur
Ajeng.
Sofyan, Nadia, Grecia, Rossa, Nia, dan Nico, adalah tipe informan yang
tidak terlalu terikat menyenangi jenis bacaan dan genre tertentu. Mereka
mengaku menyukai semua jenis bacaan, tidak peduli novel, majalah atau
komik grafi s. Nadia, misalnya, suatu saat ia bisa sangat menikmati membaca
komik wayang Mahabarata karya RA Kosasih atau membaca novel sejarah
Gadis Tangsi karya Suparta Brata, tetapi di saat yang lain ia juga gemar
membaca komik grafi s Manga, komik romance dari Korea, Detektif Conan dan
novel fi ksi populer. Nadia juga senang membaca majalah populer, seperti
Animonster, MyIdol, Movie Monthly, Cinemax, dan novel berbahasa Inggris
yang ia beli dari Periplus (toko buku yang banyak menjual bacaan berbahasa
Inggris) atau dari Kinokuniya Book Store dan Border Book Store ketika ia
berlibur ke Singapura. Setiap minggu, Nadia biasa menghabiskan membaca
lebih dari lima judul buku. Bahkan, untuk jenis komik grafi s, dalam sehari
Nadia bisa menghabiskan sepuluh jilid lebih.
Rossa, termasuk tipe pembaca yang kurang-lebih sama seperti
Nadia. Di kalangan teman-temannya Rossa dikenal sebagai siswa yang gila
membaca. Koleksi bacaannya sangat banyak, dan Rossa mengaku senang

