Page 122 - index
P. 122
Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer
e. PerIlAKu INFormAsI Net geNerAtIoN DI erA DIgItAl
Eliza T. Dresang dan Koh Kyungwon (2009) ialah ahli yang mencoba
mengkaji tentang perubahan tipologi perilaku informasi kaum muda di
era digital yang senantiasa aktif berpikir dan menelusur informasi. Dari
hasil kajian yang dilakukan, Dresang menemukan bahwa perilaku infor-
masi yang dikembangkan remaja tidaklah semata-mata hanya aktivitas
mencari dan menemukan informasi sebagai aktivitas tunggal, tetapi
Prenada Media Group
dalam aktivitas yang dilakukan kaum remaja juga aktif mengembangkan
perilaku membaca. Dengan kata lain, aktivitas mencari dan menemu-
kan informasi di dunia maya dilakukan bersama-sama dengan aktivitas
membaca sebagai aktivitas yang terintegrasi.
tabel 7 tipologi Perubahan radikal: literatur Kaum muda era Digital.
Tipe Perubahan Radikal Indikasi
Tipe Satu: Perubahan Bentuk dan Wujud • Grais dalam wujud dan bentuk baru
• Kata dan gambar mencapai tingkat sinergi baru
• Organisasi dan format nonlinier
• Lapisan makna yang multipel
• Format interaktif
Tipe Dua: Perubahan Perspektif • Multipel perspektif, visual, dan verbal
• Suara yang sebelumnya tidak didengar
• Kaum muda yang berbicara atas dirinya sendiri
Tipe Tiga: Perubahan Batasan • Subjek yang sebelumnya dibatasi
• Setting yang sebelumnya dikunci/ditutup
• Karakter yang dipotret dalam cara yang baru dan
kompleks
• Akhir yang belum diketahui/dipecahkan
sumber: Eliza T. Dresang dan Koh Kyungwon (2009).
Melalui bukunya berjudul Radical Change, Books for Youth in a Digi-
tal Age yang menjelaskan tentang perubahan literatur yang terjadi di
era digital (lihat Dresang, 1999), Dresang dan Kyungwon mengembang-
kan suatu tipologi literatur menurut tiga prinsip, yaitu interaktivitas,
konektivitas, dan akses di era digital. Yang dimaksud dengan interakti-
vitas merujuk pada pembelajaran dan perilaku informasi yang dinamis,
nonlinier, dan nonsekuen dengan suatu peningkatan kontrol oleh end
user (pengguna akhir). Sementara itu, yang dimaksud dengan konekti-
vitas merujuk pada sense komunitas atau konstruksi dunia sosial yang
muncul dari perubahan perspektif dan perluasan hubungan. Adapun
110

