Page 127 - index
P. 127
BaB 5 | Komunitas Cyberspace, Net Generation, dan Perilaku Informasi di Era Digital
justru mengembangkan dan memiliki pola penelusuran informasi yang
sama sekali berbeda, karena masing-masing akan memiliki kontrol dan
pilihan yang berbeda pula.
2. tipe Dua: Perubahan Perspektif
Bagaimana kaum muda di era digital memandang diri mereka sen-
diri dan orang lain? Pertanyaan ini muncul untuk melihat perubahan
Prenada Media Group
apa sajakah yang terjadi dan dihadapi kaum muda di revolusi informasi
yang makin canggih dan masif. Tipe kedua perubahan perspektif ini
menjelaskan bagaimana kaum muda di era digital berpeluang mengek-
spresikan pendapat dan memperlihatkan identitas mereka dengan cara
menciptakan informasi. Mereka menegosiasikan identitas dan nilai mer-
eka secara konstan dengan berinteraksi dengan informasi dalam ling-
kungan yang berbeda dan terhubung secara global.
Masyarakat dalam era digital menelusur informasi untuk menjem-
batani kekosongan antara apa yang mereka tahu dan apa yang perlu
mereka tahu, sebagaimana mereka mengekspresikan pendapat mereka
dengan menciptakan informasi. Secara garis besar, karakteristik dari tipe
perilaku informasi tipe kedua, menurut Dresang dan Kyungwon (2009)
ini meliputi: (a) mengekspresikan pendapat bagi diri mereka sendiri;
(b) memperlihatkan identitas dengan menciptakan informasi; (c) potret
leksibilitas dan multipel identitas; dan (d) menghadapi informasi dari
berbagai perspektif.
Pertama, di era digital kaum muda umumnya akan berpeluang dan
memiliki kecenderungan untuk mengekspresikan pendapat bagi diri
mereka sendiri. Ketika perangkat teknologi yang ada, seperti internet,
makin familiar di kalangan anak muda, maka di saat yang sama suara
anak muda pun kini mulai dipertimbangkan dan didengar orang dewasa
dan masyarakat pada umumnya. Melalui berbagai jejaring yang ada di
du nia maya, kaum muda dengan mudah bisa menuliskan apa yang men-
jadi pendapat dan keinginan mereka dalam akun miliknya dan kemudian
menyebarkannya ke seluruh peselancar di dunia maya.
Di era digital, kaum muda umumnya menyukai membaca cerita se-
cara online, karena mereka dapat menambahkan karakter sendiri pada
cerita yang mereka baca dan bahkan mengubahnya sesuai kehendakmu.
115

