Page 130 - index
P. 130

Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer

            berpeluang mengembangkan sikap kritis karena apa yang mereka terima
            tidak lagi serba homogen, tetapi sangat beragam dan dari berbagai sudut
            pandang yang sedikit banyak membuat kaum muda menjadi lebih mudah
            memahami eksistensi perbedaan sudut pandang dan cara menyikapinya.
            Kaum muda di era digital umumnya akan memiliki kemampuan nego-
            siasi,  yakni “kemampuan melampaui berbagai komunitas,  menghargai
            multipel perspektif, serta mencakup dan mengikuti norma alternatif.”
        Prenada Media Group
                Perkembangan media baru yang beranekaragam akan membawa
            kaum muda lebih berpeluang mengakses dan menyerap informasi dari
            perspektif yang berbeda yang sebelumnya tidak tersedia. Di era digital
            dimungkinkan bukan saja akan terjadi perluasan suara kaum muda yang
            termarginalisasi sebelumnya,  melainkan juga akan terjadi perluasan
            keterbukaan perbedaan sudut pandang dan budaya. Buckingham (2008)
            menyatakan,  bahwa identitas sosial (yang dikembangkan kaum muda)
            yaitu “sesuatu yang kita peroleh secara praktis melalui interaksi dan ne-
            gosiasi yang berlangsung dengan masyarakat lain.” Di era digital, yang
            namanya situs jaringan sosial tidak hanya sebagai ekspresi diri tetapi
            juga memberikan kesempatan untuk membangun hubungan dan ja-
            ringan dengan sesama pada waktu yang bersamaan (lihat Dresang dan
            Kyungwon, 2009).

            3.  tipe tiga: Perubahan Batasan
                Tipe ketiga dari perubahan radikal pada perilaku informasi kaum
            muda melibatkan lingkungan sosial,  di mana Dresang dan Kyungwon
            (2009) menyebutnya sebagai   horizon       yang merupakan hasil
            dari akses pada luasnya informasi yang sebelumnya tidak tersedia dan
            pengembangan sense komunitas yang baru.
                Secara garis besar, karakteristik yang berkaitan dengan perilaku tipe
            tiga sebagai berikut: (a) memperoleh akses instan pada ketersediaan in-
            formasi yang luas; (b) penelusuran, berbagi, dan penciptaan informasi
            secara kolaboratif; (c) pembentukan tipe jaringan sosial baru; dan (d)
            partisipasi dalam komunitas.
                Tipe tiga menjelaskan perubahan lingkungan akses informasi dalam
            era digital yang dikarakteristikkan oleh perluasan batasan dalam artian
            jumlah,  subjek,  dan sumber informasi yang diperoleh anak-anak.  Di



            118
   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135