Page 195 - index
P. 195

BaB 6  |  Teori Sosial Postmodern

            terpinggirkan dari narasi kebudayaan Barat, penekanan pada posisi audi-
            ensi aktif, teks-teks oposisional, dan bacaan-bacaan perlawanan. Dalam
            kajian studi budaya di era postmo dernisme global, perbedaan diterima,
            dan ketidaksamaan,  keberagaman,  dan heterogenitas yang divalorisa-
                      prolif  ke-liyan-an
            (otherness) dan marginalitas dalam suatu tatanan sosial baru yang berpi-
            jak pada proliferasi keinginan dan kebutuhan konsumen.
        Prenada Media Group
                Sementara itu, Hal Foster (1983) menyatakan bahwa dalam perkem-
            bangan perkawinan antara studi budaya dan postmodern perlawanan
            yang terjadi yaitu teori ini cenderung memperjuangkan karya-karya seni
            yang terlibat dalam subversi dan kritik sosial. Bahkan banyak feminis,
            bangsa kulit berwarna,  gay dan lesbian,  multikulturalis,  post-kolonial

            dan postmodern untuk menekankan perbedaan dan marginalitas, mem-
            valorisasi kebudayaan, dan praktik individu dan kelompok yang pernah
            disingkirkan dari kebudayaan arus kuat, memfokuskan kajian pada kaum
            yang terpinggirkan dan suara-suara yang oposional.
                Sebagai suatu teori sosial, perkembangan postmodern dalam satu-
            dua dekade terakhir harus diakui memang tidak lagi eksklusif—apalagi
            soliter. Teori sosial postmodern menjadi lebih membumi ketika mem-
            buka diri dan berkolaborasi dengan teori sosial lain—Mazhab Frankfurt,
            studi budaya Inggris atau Mazhab Birmingham, geograi, studi perkem-
            bangan, perspektif ekonomi-politik, dan lain-lain—yang memungkinkan
            teori sosial postmodern mengeksplorasi tema-tema kajian yang makin
            luas dan beragam. Muller (2006) misalnya, menyatakan bahwa daripada
            terlibat dalam persaingan antara sesama perspektif teori sosial, kolabo-
            rasi antara teori sosial postmodern dan teori sosial lain akan lebih ber-
            manfaat untuk makin memperkaya teori dan praktik penelitian sosial.



            DAFtAr PustAKA
            Agger, Ben. 2003. Teori Sosial Kritis, Kritik, Penerapan dan Implikasinya.
                Yogyakarta: Kreasi Wacana.
            Anderson,  Perry.  2008.  Asal-Usul Postmodernitas.  Yogyakarta: Pustaka
                Pelajar.
            Antonio,  R  J.      Kellner.  1994.  P    Theor



                                                                       183
   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200