Page 190 - index
P. 190

Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer

            ditasnya karena pada umumnya tidak mempunyai dasar normatif untuk
            membuat penilaian yang adil. Keempat, sementara teori sosial postmo-
            dern bergulat dengan apa yang mereka anggap sebagai isu utama, me-
            reka sering kali mengabaikan hal-hal yang dianggap sebagai persoalan
            penting pada masa ini. Kelima, kaum feminis cenderung kritis terhadap
            penolakan postmodern terhadap subjek,  penolakan terhadap kategori
            lintas kultural yang universal (seperti bias gender dan penindasan gen-
        Prenada Media Group
            der),  perhatiannya yang berlebihan terhadap perbedaan,  ketidakmam-
            puannya untuk mengembangkan agenda politik kritis.
                Dari sisi aksiologisnya, postmodern dikritik karena dinilai tidak jelas
            dalam memberikan arahan ke arah mana masyarakat harus berubah. Ke-
            banyakan pemikiran ilsafat dan teori postmodern terlalu asyik melaku-
            kan dekonstruksi terhadap realitas sosial yang selama ini dibakukan,
            menggugat persoalan yang dianggap telah mapan, baku dan kaku, serta
            berusaha membongkar kepalsuan ideologis dan kepentingan-kepenting-
            an yang ada di balik wacana dan pengetahuan. Namun masalahnya ke-
            mudian apakah ada upaya rekonstruksi setelah kebenaran didekonstruk-
            si? Berbeda dengan Jürgen Habermas yang menawarkan solusi berupa
            tindakan menyadarkan subjek dengan berbekal pengetahuan kritisnya
            untuk dapat melakukan kontrol atas kehidupannya dengan kekuatan-
            nya sendiri serta mampu berperan sebagai subjek perubahan sosial dan
            perubahan sejarahnya, teori sosial postmodern memang tidak menawar-
            kan jalan keluar yang jelas tentang apa yang harus dilakukan setelah
                k      ilosoisnya.
            dikatakan Ritzer (2012: 1092), para teoretisi postmodern sangat mum-
            puni ketika mereka mengkritisi masyarakat,  tetapi postmodern tidak
            memiliki pandangan tentang bagaimana masyarakat seharusnya.


            h.  PerKemBANgAN terBAru teorI sosIAl PostmoDerN
                Terlepas dari berbagai kritik yang dialamatkan kepadanya, sebagai
            suatu teori sosial, postmodern bukanlah perspektif teoretis yang stag-
            nan, dan kemudian mati seperti diharapkan sejumlah pihak. Kritik yang
            menyatakan postmodern terlalu abstrak,  tidak jelas,  dan hanya mem-
            bongkar metanarasi,  namun tidak mampu menawarkan solusi seperti
            apa yang seharusnya, bagaimanapun menjadi tantangan tersendiri para


            178
   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195