Page 185 - index
P. 185
BaB 6 | Teori Sosial Postmodern
tural yang tadinya tidak terdistingsikan dengan jelas mulai terbedakan
satu dengan yang lain. Contoh bentuk diferensiasi ini yaitu: pemisahan
seni religius dan sekuler, atau pembedaan antara seni dan sains. Se-
mentara itu, postmodernisme, menurut Lash berkaitan dengan adanya
dua bentuk gerakan postmodernisme. Pertama, spektral, suatu bentuk
proyek main-main, tidak serius, simulacrum, konsumerisme individu-
alis, dan berkaitan dengan kedangkalan. Kedua, organis, yaitu berkaitan
Prenada Media Group
dengan timbulnya gerakan sosial baru, seperti gerakan perempuan, ge-
rakan hijau, gay, dan lesbian.
Di satu sisi, Lash menyatakan postmodernisme sebagai paradigma
kultural yang meresapi hampir segala sisi kehidupan mutakhir yang di-
tandai oleh tedensi didiferensiasi, problematisasi dan instabilitas mak-
na. Tetapi di sisi lain, Lash menyatakan bahwa postmodernisme sesung-
guhnya kurang memberi peluang ke arah pergumulan budaya yang
cukup kritis-substansial dibandingkan modernisme yang cenderung te-
lah melahirkan kritik-kritik kebudayaan yang mendalam.
Para teoretikus modernitas kontemporer, dalam banyak hal me-
mang bersikap pesimistis dan sepakat melihat perkembangan moderni-
tas yang dihela perkembangan pengetahuan dan informasi sebagai se-
suatu yang makin dominan, dan bahkan Giddens menyatakan makin tak
terkendali seperti juggernaut. Sementara itu, Ulrich Beck melihat adanya
suatu keretakan dalam modernitas dan suatu transisi dari masyarakat
risik (Ritzer, 251). P ma-
syarakat modernitas lanjut, isu sentralnya yaitu risiko dan bagaimana
risiko tersebut dapat dicegah, diminimalkan, dipantau atau diatur. Beck
menyatakan sesungguhnya kita telah berpindah dari modernitas kla-
sik yang dicirikan dengan kesejahteraan dan bagaimana membagikan-
nya dengan rata ke dalam modernitas yang lebih maju di mana isu yang
menentukan yaitu risiko, dan bagaimana menghindari atau menanggu-
langinya (Ritzer, 2010: 285-286).
Di luar empat teoretisi di atas—Giddens, Beck, Bauman, dan Lash—
di antara tokoh dan teoretisi sosial lain sebetulnya cukup banyak yang
memiliki semangat dan dasar pemikiran yang kurang lebih sama denga n
teori sosial postmodern, yakni menaruh perhatian pada kelompok yang
tertindas, gerakan rakyat bawah tanah, dan mengembangkan pemikir-
173

