Page 176 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 176

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

            luas. Banyak sekali perilaku menyimpang berupa kekerasan yang terjadi
            di masyarakat. Kekerasan karena bias gender yang sampai saat ini masih
            terjadi disebut gender related violence. Diskriminasi pada perempuan juga
            tidak terelakkan, mulai dari stereotype perempuan sebagai pribadi yang
            emosional,  pengabaian  suara-suara  mereka,  KDRT  oleh  ayah  ataupun
            suami, atau masih terdapatnya perempuan sebagai faktor pelengkap saja di
            tempat kerja (Hasan, 2019).
                Dalam  hal  ketidakadilan  atau  kesenjangan  peran  laki-laki  dan
            perempuan  pada  masyarakat  informasi,  banyak  terjadi  terutama  pada
            masyarakat dengan budaya patriarki. Kata patriarki mengacu pada sistem
            budaya di mana sistem kehidupan diatur oleh sistem “kebapakan”. Patriarki
            atau “Patriarkat” merujuk pada susunan masyarakat menurut garis Bapak.
            Ini adalah istilah yang menunjukkan ciri-ciri tertentu pada keluarga atau
            kumpulan keluarga manusia, yang diatur,dipimpin, dan diperintah  oleh
            kaum bapak atau laki-laki tertua. Kemudian diperjelas oleh pendapat Walby
            (2014), yang menyatakan bahwa patriarki adalah sebuah sistem struktur
            sosial dan praktik-praktik yang memosisikan laki-laki sebagai pihak yang
            mendominasi, menindas dan mengeksploitasi  kaum perempuan. Dari
            budaya  patriarki  tersebut  muncul  peran-peran  dominan  laki-laki  yang
            mengakibatkan terjadinya diskriminasi terhadap perempuan. Hal ini tidak
            menutup kemungkinan terjadi pada masyarakat informasi.

                     III. INFORMASI DAN K ESENJANGAN GENDER
                Menurut  Feather  (2003)  masyarakat  informasi  adalah  suatu  istilah
            yang sering digunakan, tetapi biasanya hanya samar-samar didefinisikan.
            Pada umumnya merujuk pada masyarakat di mana informasi, dan bukannya
            barang-barang material, telah menjadi motor ekonomi, sosial dan budaya
            utama. Saat ini, keterlibatan perempuan dalam masyarakat informasi itu
            sudah sangat massif, selain perempuan menggunakan teknologi informasi
            mereka juga mengelola informasi. Menurut Manual Castells (2010), sumber
            utama kekuatan produktivitas terletak pada penggunaan faktor produksi
            yang berbasis pengetahuan dan informasi. Dalam trilogi yang ditulisnya,
            “Information Age:  Economy,  Society  and  Culture”  melihat  masyarakat
            informasi  dari  stuktur  pekerjaan,  inti  dari  analisisnya  adalah  apa  yang
            disebut sebagai paradigma teknologi informasi, memiliki ciri: Teknologi
            informasi  adalah  semua  teknologi  yang  digerakkan  oleh  informasi,
            karena informasi adalah bagian dari aktifitas manusia, teknologi tersebut
            mempunyai  dampak  besar,  Semua  sistem  yang  menggunakan  teknologi
            informasi  didefinisikan  sebagai  ‘logika  jaringan’  yang  mempengaruhi
            berbagai  proses  dan  organisasi,  Teknologi  informasi  sangat  fleksible
            sehingga memudahkan beradaptasi dan berubah secara konstan, Teknologi

            156                                      Informasi dan kesenjangan Gender
   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180   181