Page 173 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 173
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
INFORMASI DAN KESENJANGAN
GENDER
Tri Soesantari
Dept. of Information and Library Science, Airlangga University
tri.susantari@gmail.com
Abstrak
Informasi telah menjadi bagian yang penting pada masyarakat saat ini.
Perkembangan teknologi yang semakin maju turut mempengaruhi lajunya
informasi. Informasi tentu tidak dapat bergerak sendiri dan membutuhkan peran
manusia di dalamnya untuk dapat berkomunikasi. Peran-peran dan fungsi sosial
laki-laki dan perempuan yang dikonstruksi oleh masyarakat disebut dengan
gender. Perbedaan peran diawali dengan pembagian peran publik dan domestik
antara laki-laki dan perempuan yang kemudian menimbulkan terjadinya
perbedaan gender. Perbedaaan gender sebenarnya tidak menjadi masalah selama
tidak melahirkan ketidakadilan gender. Dalam hal ketidakadilan atau kesenjangan
peran laki-laki dan perempuan pada masyarakat informasi, banyak terjadi terutama
pada masyarakat dengan budaya patriarki. Kesenjangan peran disebabkan karena
permasalahan gender, seperti marginalisasi, subordinasi, labelisasi, diskriminasi
dan kekerasan yang ada di masyarakat. Saat ini, keterlibatan perempuan dalam
masyarakat informasi itu sudah sangat massif, selain perempuan menggunakan
teknologi informasi mereka juga mengelola informasi. Meskipun begitu dominasi
perempuan hanya meliputi lingkup yang masih terbilang sempit dan laki-laki masih
dianggap lebih tinggi dalam penguasaan teknologi informasi. Oleh karenanya,
diperlukan perubahan pola piker dan perilaku masyarakat terhadap peran-peran
sosial laki-laki dan perempuan sehingga tercapai kesetaraan dan keadilan gender.
Kata Kunci: gender, kesenjangan gender, informasi, teknologi informasi,
peran laki-laki dan perempuan
Tri Soesantari 153

