Page 72 - index
P. 72

Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer

            (bukan terjadi dengan sendirinya). Di Jepang, negara-negara Eropa dan
            Amerika Serikat, misalnya masyarakat informasi dipromosikan sebagai
            suatu visi abad ke-21 yang oleh para pembuat kebijakan digunakan se-
            ba gai pedoman dalam mengembangkan sektor informasi pada pereko-
            nomian tingkat lokal,  regional dan nasional.  Pada 1990-an,  Amerika
            Serikat dan negara-negara maju lainnya mulai meluncurkan program
            pengembangan infrastruktur informasi modern atau apa yang disebut
        Prenada Media Group
            sebagai information superhighway  yang sebenarnya dilandasi pada visi
            tersebut (Kuper & Kuper, 2000).
                Information superhighway adalah infrastruktur telekomunikasi baru
            yang didasarkan pada penggabungan teknologi yang terpisah-pisah, se-
            perti telepon, faksimile, komputer, komunikasi kabel, dan satelit, telah
            menciptakan lalu-lintas berkecepatan tinggi,  dan memicu munculnya
            dunia maya (cyberspace). Informasi berkecepatan tinggi—yaitu konver-
            gensi berbagai teknologi ke dalam teknologi informasi terpadu—dan

            telah menciptakan basis teknis dan ekonomis baru bagi kapitalisme kon-
            temporer (Abercrombie et al., 2010: 279).
                Dalam perkembangan teori ilmu sosial, masyarakat informasi me-
            rupakan konsep yang mulai muncul dan digunakan sejak tahun 1970-
            an untuk merujuk pada berbagai perubahan sosial dan ekonomi yang
            terkait dengan meningkatnya dampak dan peran teknologi informasi.
            Konsep ini menonjolkan peran yang dimainkan oleh teknologi informasi
            di da lam segala bidang serta kehidupan sehari-hari masyarakat. Di era
            post-industrial, nyaris tidak ada aspek kehidupan manusia yang lepas dari
            kehadiran teknologi informasi. Kehadiran televisi, handphone, komputer,
            dan internet merupakan berbagai perangkat teknologi informasi yang
            dengan cepat mengubah pola kehidupan dan gaya hidup masyarakat.
                Ide tentang masyarakat informasi ini, sebenarnya pertama kali di-
            tawarkan oleh Daniel Bell pada awal 1970-an melalui prediksinya ketika
            itu tentang datangnya masyarakat pasca-industri (post-industrial socie-
            ty).  Pembahasan tentang masyarakat informasi ini kemudian dikem-
            bangkan lebih lanjut oleh Manuel Castells melalui konsepnya tentang
            masyarakat jaringan (network society) dari karya-karyanya dalam rent-
            ang waktu antara 1996 hingga 1998.  Dalam trilogi bukunya yang ter-



            60
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77