Page 73 - index
P. 73
BaB 4 | Informasionalisme, Network Society, dan Perkembangan Kapitalisme ...
kenal itu, Castell mengembangkan lebih lanjut konsep Daniel Bell, dan
mengutarakan pandangannya tentang kemunculan masyarakat, kultur
dan ekonomi yang baru dari sudut pandang revolusi teknologi informasi,
seperti televisi, komputer dan sebagainya (Ritzer & Goodman, 2008).
Revolusi informasi yang dimulai di Amerika pada 1970-an, menu-
rut Castells bukan saja mengakibatkan terjadinya perubahan yang
dahsyat di bidang pengelolaan dan peran informasi, melainkan juga
Prenada Media Group
melahir kan restrukturisasi fundamental terhadap sistem kapitalis yang
me munculkan—apa yang disebut oleh Castells—sebagai “kapitalisme
informasional”, yang kemudian memunculkan pula istilah “masyara-
kat informasi”. Munculnya kapitalisme informasional dan masyarakat
informasi ini didasarkan pada “informasionalisme”, di mana sumber
utama produksi terletak pada kapasitas dalam penggunaan dan pengop-
timalan faktor produksi lebih berdasarkan informasi dan pengetahuan
daripada berdasarkan pada kekuatan modal. Menurut Castells, yang di-
maksud dengan “informasionalisme” adalah suatu mode perkembang-
an di mana sumber utama produktivitas terletak pada optimalisasi
kombinasi penggunaan faktor-faktor produksi berbasis pengetahuan
dan informasi. Dalam kajiannya tentang perkembangan masyarakat
modern, Castells meyakini bahwa informasi memainkan peran penting
dalam pengorganisasian aktivitas ekonomi di masyarakat kontemporer.
Penerapan penge tahuan (knowledge) dan informasi menghasilkan suatu
proses inovasi teknik yang sifatnya akumulatif serta berpengaruh sig-
(Castells, 16-17, 32). Rev
da lam teknologi informasional, seperti televisi, komputer, dan lain-lain,
menurut Castells telah menyebabkan fundamental dalam sistem kapi-
talis hingga melahirkan kapitalisme informasional atau informational
capitalism (Castells, 2000: 18)
Castells kemudian menyebut perkembangan masyarakat di akhir
abad ke-19 yang dipengaruhi oleh perkembangan informasi dan tek-
nologi informasi sebagai masyarakat jaringan (network society). Di era
masyarakat post-industrial, kehadiran network memungkinkan arus ko-
munikasi berjalan ke arah mana saja dan pada level struktur di mana
pun tanpa perlu dimediasi atau diwakilkan (lihat Gene & Beer, 2008: 30,
dalam Nasrullah, 2012: 132). Perkembangan jaringan, menurut Castells
61

