Page 76 - index
P. 76

Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer

            menahan laju dan perkembangan informasi,  karena dengan dukungan
            komputer dan internet, maka orang-orang dengan bebas berselancar di
            dunia tanpa batas mencari informasi apa pun dan kapan pun juga.
                Manuel Castells, dalam bukunya The Information Age: Economy, So-
            ciety, and Culture, bukan hanya menganalisis struktur sosial baru, yakni
            masyarakat jejaring, dan mengkaji gerakan sosial dan proses politik, da-
            lam kerangka serta berinteraksi dengan masyarakat jejaring, melainkan
        Prenada Media Group
            ia juga berusaha menginterpretasi proses makrososial, sebagai hasil dari
            interaksi antara kekuatan jaringan dan kekuatan identitas,  yang fokus
                      Soviet,  k  Pasiik,
            proses berjalannya eksklusi sosial global dan polarisasi,  serta ia juga
            mengajukan sintesis teoretikal umum.  Kajian tentang masyarakat in-
            formasional sendiri terletak pada buku volume pertamanya,  yaitu pe-
            ngenalan ciri-ciri utama dari apa yang dianggapnya sebagai kemunculan
            struktur sosial yang dominan, yakni masyarakat jejaring, di mana dite-
            mukannya karakteristik dari kapitalisme informasional, yang terbentuk
            di seluruh dunia (lihat Webster, 2006).
                Menurut pandangan Castells, kemunculan masyarakat jejaring ber-
            asal dari konvergensi sejarah tiga proses independen, yaitu: (1) revo lusi
            teknologi informasi, yang dibentuk sebagai paradigma 1920-an; (2) re-
            strukturisasi kapitalisme dan statisme 1980-an, dengan tujuan menyen-
            tuh kontradiksi mereka, dengan hasil akhir yang benar-benar berbeda;
            dan (3) gerakan sosial budaya 1960-an, dan ke mu dian 1970-an, khusus-
            nya feminisme dan ekologisme. Dalam analisis nya, Castells menyatakan
            ketiga proses independen ini bukan saja menyebabkan terjadinya per-
            ubahan sosial yang makin masif di bidang informasi,  melainkan juga
            berbagai konsekuensi yang berdampak pada seluruh sendi kehidupan
            masyarakat dan aktivitas ekonomi (lihat Castells, da lam Webster, 2004:
            138).  Secara lebih perinci,  implikasi atau dampak yang terjadi akibat
            konvergensi tiga proses di atas, yaitu:
                Pertama,  munculnya apa yang disebut Castells sebagai perekono-
            mian informasional.  Apa yang dimaksud dengan perekonomian infor-
            masional pada dasarnya yaitu perekonomian perusahaan, perekonomi-
            an di suatu wilayah atau negara,  yang sumber produktivitas dan daya
            saingnya sangat tergantung pada dukungan ilmu pengetahuan,  infor-



            64
   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81