Page 126 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 126
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
II. TINJAUAN LITERATUR
A. Jasa Layanan Sumber-Sumber Informasi
Peran jasa informasi di perpustakaan satu dengan yang lain berbeda-
beda, sangat tergantung dengan besar kecilnya perpustakan, jenis koleksinya
dan fungsi serta tradisi perpustakaan. Sulistyo-Basuki mengatakan
bahwa jasa informasi di perpustakaan satu dengan yang lain berbeda-
beda tergantung dengan beberapa faktor antara lain : situasi lokal, tradisi
lokal, jenis pemakai, besar klecilnya perpustakaan, sumber pustaka yang
tersedia, serta pandangan hidup pustakawan yang menyangkut organisasi
dan administrasi perpustakaan. Sedangkan menurut Prytherch mengatakan
bahwa “refrence work” is that branch of the library’s services which
includes the assistance given to readers in their search for information on
various subjects. Yang artinya adalah bahwa jasa referensi adalah sebuah
jasa yang merupakan bagian dari sebuah perpustakaan yang memberikan
bantuan kepada pengguna perpustakakan (bantuan jenis apapun) dalam
rangka membatu mencarikan informasi bagi penggunanya.
Dan berbagai jenis jasa informasi yang lazim dilaksanakan di sebuah
perpustakaan, antara lain adalah:
1. Pinjam antar perpustakaan
2. Tandon (reservation)
3. Orientasi perpustakaan dan instruksi bibliografi
4. Kunjungan perpustakaan bagi anggota baru
5. Menyelenggarakan pameranJasa bimbingan pembaca
6. Jasa pengindeksan dan abtrak
7. Kompilasi bibliografi
8. Pembuatan kliping
9. Pembuatan jajaran vertikal (vertical file)
Sementara menurut American Library Association – Reference
Service Division menyatakan ada 2 jenis jasa informasi yaitu jasa langsung
dan jasa Tidak Langsung. Jasa informasi langsung adalah merupakan
kegiatan pemberian bantuan personil langsung diberikan kepada pemakai
perpustakaan, artinya pustakawan langsung membantu mencarikan
informasi. Sedangkan jasa informasi tidak langsung dapat berupa
penyusunan katalog, bibliografi, bantuan informasi lainnya, pemilihan
dokumen, penyusunan bagian referensi, pembuatan jajaran informasi
relevan serta yang lainnya. Seperti dijelaskan oleh Samuel Rothstein dalam
Bopp E, Richard bahwa:
…I represent reference work to be the personal assistance given by
106 “Assertive Librarian” dan Tantangan Perpustakaan ...

