Page 125 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 125

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

                                         Abstract

            This article answers three big questions related to how assertive librarians are and
            how the role of libraries in the industrial revolution era 4.0, as well as providing
            access  to  information  resources  in  the  library.  What  exactly  is  the  attitude  of
            assertive  librarians  in  serving  users  in  order  to  increase  access  to  information
            search in the library. What is the role of librarians in facing the industrial era 4.0.
            Assertive behavior for librarians is very important in interpersonal relationships
            in carrying out daily work in the library. The task of librarians cannot be separated
            from the tasks and functions of the library as a provider and manager of information
            whose duty is to provide the widest possible access for librarians to get the right
            information efficiently. The task requires librarians to enhance assertiveness. The
            ability to interact is the main thing in providing information resources information
            services in the library. All activities in the library are closely related to the ability
            to interact, both between librarians and between librarians and visitors, especially
            in accessing all sources of information in the library so that smart libraries and
            smart services are realized.
            Keywords: library, assertive librarians, industry 4.0, information sources


                                    I. PENDAHULUAN
                Perpustakaan  berperan  menyediakan  dan  menyebarkan  informasi
            kepada  pemustakanya.  Perpustakaan  membantu  memberikan  solusi-
            solusi permasalahan yang di hadapi pemustaka terkaait dengan kebutuhan
            informasi  dalan  kehidupannya.  Oleh  sebab  itu,  perpustakaan  selalu
            berupaya  menyediakan  seluruh  sumber-sumber  informasinya  kepada
            pemustaka.
                Sumber-sumber informasi akan dapat di maksimalkan penggunaannya,
            apabila  sudah barang  tentu, dilayankan  dengan  maksimal  juga  oleh
            pustakawannya.  Eksplorasi  terhadap  seluruh  sumber-sumber  informasi,
            dapat di lakukan apabila terdapat kerjasama yang baik antara pustakawan
            dengan pemustakanya.
                Pustakawanlah yang seharusnya mengetahui layanan apa yang perlu
            mereka  berikan  kepada  pemustaka  supaya  pemustaka  puas  dan  pada
            akhirnya menjadikan  pustakawan  sebagai  partner  belajar.  Hal  ini  dapat
            dilakukan  melalui  interaksi  rutin  dengan  pemustaka  dan  melakukan
            analisis kebutuhan pemustaka untuk mencapai kepuasan.
                Supaya  terjadi  interaksi  yang  harmonis,  dan  supaya  pemanfaatan
            sumber-sumber  informasi  bisa  di  maksimalkan  seperti  juga  harapan
            oleh  Ranganathan,  maka  perlu  sikap  asertif  bagi  pustakawannya
            dalam  berinteraksi  di  perpustakaan.  Mengasah  kemampuan  social  dan
            mempertajam  kemampuan  asertif  akan  membuat    pustakawan  menjadi
            agen perubahan.
            Sri Rohyanti Zulaikha                                         105
   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130