Page 130 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 130
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
9) pustakawan wajib untuk memberikan layanan prima terhadap
pemustaka; menciptakan suasana perpustakaan yang kondusif;
dan memberikan keteladanan dan menjaga nama baik lembaga dan
kedudukannya sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
Terkait dengan kompetensi pustakawan, kompetensi dapat dijelaskan
sebagai kemampuan untuk melaksanakan atau melakukan suatu pekerjaan
atau tugas yang dilandasi atas keterampilan, dan pengetahuan serta
didukung oleh sikap kerja yang dituntut oleh pekerjaan tersebut (Ahmad,
2001).
Kompetensi dapat dibedakan menjadi dua tipe yaitu:
a. Tipe kompetensi pertama yang disebut dengan “soft competency”.
Tipe kompetensi ini berkaitan erat dengan kemampuan untuk
mengatur proses pekerjaan dan berinteraksi dengan orang lain. Yang
termasuk dalam soft competency di antaranya adalah kemampuan
manajerial, kemampuan memimpin (kepemimpinan), kemampuan
komunikasi, dan kemampuan membangun hubungan dengan orang
lain (Interpersonal relation).
b. Tipe kompetensi yang kedua yaitu “hard competency”. Tipe
kompetensi kedua tersebut berkaitan dengan kemampuan fungsional
atau teknis suatu pekerjaan. Dengan kata lain, kompetensi ini
berkaitan dengan seluk beluk teknis yang berkaitan dengan pekerjaan
yang ditekuni. Contoh hard competency di bidang perpustakaan
antara lain kemampuan untuk mengklasir, mengkatalog, mengindek,
membuat abstrak, input data, melayani pemustaka, melakukan
penelusuran informasi dsb.
The Special Library Association membedakan kompetensi menjadi
kompetensi profesional dan kompetensi personal/individu (Kartini, 2008).
a. Kompetensi profesional adalah kompetensi yang berkaitan dengan
pengetahuan pustakawan di bidang sumber-sumber informasi,
teknologi, manajemen, dan penelitian, dan kemampuan menggunakan
pengetahuan tersebut sebagai dasar untuk menyediakan layanan
perpustakaan dan informasi. Kompetensi profesional yang seharusnya
dimiliki oleh pustakawan :
1) Memiliki pengetahuan keahlian tentang isi sumber-sumber
informasi, termasuk kemampuan untuk mengevaluasi dan
menyaring sumber-sumber tersebut secara kritis.
2) Memiliki pengetahuan tentang subjek khusus yang sesuai
dengan kegiatan organisasi pelanggannya.
3) Mengembangkan dan mengelola layanan informasi dengan baik,
accessable (dapat diakses dengan mudah) dan cost-effective
110 “Assertive Librarian” dan Tantangan Perpustakaan ...

