Page 120 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 120

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

            kegiatan  yang terbaik  bagi  kedua  pihak,  bukan hanya  salah  satu pihak
            yang mendapatkan keuntungan. Oleh karena itu, berbagai inovasi program
            yang  dilakukan  oleh  pengelola  untuk  memberikan  hak-hak  bagi  kedua
            belah pihak. Program-program budaya tersebut menegaskan adanya suatu
            proses kontestatif karena didorong oleh kepentingan masing-masing aktor
            atau stakeholders dalam mengisi informasi perpustakaan, berupa kegiatan
            ataupun  koleksi  fisik,  yang  semuanya  berujung  pada  pembentukan
            informasi untuk berbagai kalangan. Hal ini dipertegas dalam pernyataan
            informan yang dimiliki Wijayanti (2018) sebagaimana berikut ini.
                “…sebetulnya saya ingin counter, jadi ada balancing gitu. Ini kan issue
                semuanya dari Amerika gitu. Pasti kan good side of America harusnya
                dibesarkan. Tapi boleh dong sebagai host mengatakan mau dong saya
                memasangkan  orang  ini  yang  sebetulnya  against.  Itu  gak  boleh  …
                Mereka tidak mau hal-hal yang mungkin isunya itu kontradiktif atau
                kemudian menjatuhkan Amerika sendiri…karena memang misi kami
                Amcor UMY tidak hanya dikenal di UMY. Kita ingin kalau orang tau
                kita punya Amcor sehingga itu adalah imbasnya adalah soft marketing,
                imbasnya adalah orang tau UMY kan, orang datang ke UMY. (PU)”.

                Pernyataan di atas dengan jelas memperlihatkan   kepentingan
            tersembunyi  berupa  komodifikasi  khalayak.  Program-program  Amcor
            berupaya memperkenalkan  budaya  Amerika  sekaligus  dimanfaatkan
            untuk memperkenalkan UMY kepada khalayak program. Semua program
            dirancang untuk bisa dijual kepada khalayak dalam pengertian simbolik.
            Artinya, program-program tersebut menghasilkan nilai tambah bagi kedua
            pihak, terhadap Amerika dan juga kepada UMY. Keduanya membutuhkan
            pengakuan dari publik untuk mendapatkan keuntungan budaya dan ujungnya
            berupa kapital ekonomi. Nilai  budaya yang ditimbulkan oleh program-
            program Amcor tersebut memberikan kesempatan kepada keduanya untuk
            mengakumulasi kapital-kapital yang lahir menjadi nilai tambah bagi
            pengembangan kedua pihak dalam masyarakat dunia global (Mosco, 1996).
                Ragam kapital tersebut dikembangkan oleh pengelola Amcor UMY
            yang akumulasinya  berupa nilai  tambah  dalam  pengembangan  koleksi
            perpustakaan  UMY.  Proses  akumulasi  kapital  oleh  pengelola  ini  dapat
            dilihat dalam Wijayanti (2018) yang menyatakan bahwa terkait pengelolaan
            Amcor UMY, pemilik kapital telah menentukan program-program untuk
            menciptakan  kemungkinan  situasi yang memudahkan  akumulasi  modal
            di atas, pertama, kelancaran  program-program  berkarakter  America,
            seperti  Jam  Session,  International  Jazz  Day,  dan  sebagainya.  Program-
            program semacam ini akan mengakomodasi kepentingan mereka melalui
            pendekatan  budaya  di  satu  sisi.  Perpustakaan  diberikan  kesempatan


            100                            Contested Ideologis in Collection Development ...
   115   116   117   118   119   120   121   122   123   124   125