Page 118 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 118

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

                tetapi paling tidak kerjasama-kerjasama yang dilakukan perpustakaan
                UMY, terutama yang berkaitan langsung dengan pengadaan koleksi
                bisa menambah  koleksi  yang bukan hanya alokasi  dari anggaran
                perpustakaan  universitas.  Namun,  setiap  kerjasama  yang  dilakukan
                harus lebih hati-hati lagi, jangan sampai terulang seperti yang dialami
                perpustakaan UMY dengan berakhir pada pembubaran wadah layanan
                koleksi, seperti Iranian Corner... (hasil wawancara, 27 Juni 2019)”

                Kehatian-hatian  yang  disampaikan  informan  merupakan  satu
            indikasi  kuat  tentang  adanya  kontestasi  ideologi  yang  harus  dipahami
            aktor  perpustakaan.  Jika  tidak,  maka  problem-problem  pemutusan
            kerjasama akan terus terjadi sehingga langkah-langkah  kebijakan yang
            diambil perpustakaan tidak kuat. Hal ini menunjukkan persoalan ideologi
            keagamaan  menjadi sangat penting bagi  kepemimpinan  perpustakaan,
            khususnya di  perpustakaan  UMY.  Ideologi  memiliki  kekuatan  yang
            bersifat  kontestatif  dalam  implementasinya.  Kontestasi  tersebut  bukan
            saja bekerja pada tataran ideologis, melainkan juga pada ekonomi politik
            yang mendorong setiap aktor terlibat dalam pertarungan kepentingan. Hal
            semacam itu dapat dilihat dalam hasil wawancara dengan informan LAHS
            berikut.
                “... kami bekerja dalam merancang pengembangan koleksi ini
                dengan menggunakan berbagai cara dan pendekatan.... ada penerbit
                yang datang ke perpustakaan menawarkan katalog mereka dan kami
                memilih  sesuai kebutuhan lembaga  kami, baik secara akademik
                maupun  garis-garis perjuangan lembaga  kami..  termasuk penulis
                dari dosen UMY, kami minta buku-buku mereka untuk bisa dibedah
                di depan mahasiswa...para penulis berharap dengan adanya  bedah
                buku tulisan-tulisannya bisa dipahami oleh banyak orang, khususnya
                mahasiswa... yang ujungnya dikenal oleh masyarakat luas dan syukur-
                syukur bisa laris. Selain  itu, kami  juga  langsung bertemu dengan
                pimpinan perguruan tinggi... (wawancara dilakukan pada tanggal 26
                Juni 2019)”

                Hasil wawancara di atas menggambarkan proses dinamis paling
            tidak  sebanyak  3  jenis  bentuk  atau  model  ekonomi  politik dijalankan oleh
            perpustakaan  UMY.  Ada  komunikasi  antara  perpustakaan  dan  penerbit.
            Komunikasi  ini  dilandasi  oleh  upaya  kedua  belah  pihak  terkait  dengan
            kepentingan ekonomi. Pihak penerbit melakukan strategi promosi secara baik
            dengan cara mendatangi langsung  perpustakaan.  Sementara,  perpustakaan
            melaksanakan fungsi pengembangan koleksinya dengan memilih koleksi yang
            sesuai dengan kebutuhan lembaganya, yang meliputi kepentingan akademik dan
            ideologi keagamaan yang menjadi basis perjuangan dari lembaga pendidikan

            98                             Contested Ideologis in Collection Development ...
   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122   123