Page 210 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 210

ƒŠ—  ʹͲͲͲ
                                              ƒ
                                                         •  Ǧ”‡•‘—”…‡• ȋ‘Ž‹‡
                 • ‘އ•‹ –‡”…‡–ƒ
                                                         †ƒ–ƒ„ƒ•‡ǡ ‡ǦŒ‘—”ƒŽǡ
                 • ƒ•‡–
                                                         ‡„‘‘ǡ ”‡•‡ƒ”…Š –‘‘Ž•Ȍ
                                     • ‘އ•‹ –‡”…‡–ƒ
                                                         •  ‘އ•‹ –‡”…‡–ƒ
                 • ‹…”‘ ˆ‹Ž
                                     • •–‹–—–‹‘ƒŽ
                                                         •  •–‹–—–‹‘ƒŽ ”‡’‘•‹–‘”›
                                      ”‡’‘•‹–‘”›
                                                         •  ‹†‡‘
                                     • Ž‹‡ †ƒ–ƒ„ƒ•‡
                       ƒŠ— ͳͻͻͲ
                                                              ƒŠ— ʹͲͳͲ
                                     •
                          ƒ
                                     • ƒ•‡–
                                     • ‹†‡‘
            Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik  ƒ
                                                            •  ‡Œƒ†‹
            keberadaan kegiatan-kegiatan di Perpustakaan menjadi salah satu senjata
                                                            ‹•–”—–—”
                   ‡Œƒ‰
                                                      ‡‰‡Ž
                                                            †ƒ
                                         •  ‡„‡”‹
                                                            ˆƒ•‹Ž‹–ƒ–‘”
                         •  ‡„‡”‹
            yang dimanfaatkan.      ‡†‹ƒ  ”‡ˆ‡”‡•‹   ‡‰‡–  •  ‘•—Ž–ƒ
                    ƒ
                                                      ‘Žƒ
                          ’‡–—Œ—
                         •  ‡„‡”‹
                                                            —–—
                                    –‘”
                  ‘އ•
                                         •  ‡…ƒ”‹
                Kegiatan-kegiatan  Perpustakaan  UI  dijadikan  momen  oleh  Kepala
                          ‹ˆ‘”ƒ•‹
                                                            ’‡…ƒ”‹ƒ
                                          •—„‡”
                                                            Ž‹–‡”ƒ–—”
                                                     ƒŠ—ƒ
                    ‹
                                                            •  ‡‰‡Ž‘Žƒ
            Perpustakaan untuk mengekspresikan  eksistensinya. Seminar, workshop,
                                                            ’‡‰‡–ƒŠ—ƒ
            diskusi dan sebagainya digunakannya sebagai panggung. Sebagai Kepala
            Perpustakaan ia mempunyai kekuatan untuk memanggungkan dirinya.
                                       Rektor
                                       Kepala
                                      Perpust
                                       akaan
                                       Koordin
                                       ator
                                       Layanan
                                       referen
                                        si
                                       Pustaka
                                        wan
                                       Referen
                                        si

                             Gambar 3. Strukturasi dalam pengelolaan layanan referensi
                    EDS  dan  layanan  referensi  lainnya  di  Perpustakaan  UI  mampu
            bertahan berkat dukungan para aktor yang terlibat di dalamnya. Rektor,
            Kepala Perpustakaan, Koordinator Layanan Perpustakaan dan Pustakawan
            Referensi  dengan  berbagai  kepentingan  masing-masing  mengokohkan
            posisi  dan  peran  Layanan  referensi  dalam  menjalankan  program
            kegiatannya. Sruktur sosial Layanan referensi saling ditegakkan oleh para
            agen sosial yang terlibat dalam tata kelolanya, dan bahkan masing-masing
            bagian dari struktur mampu bertindak melayani bagian yang lain (Mosco,
            2009)
                                      VI. PENUTUP
            A. Simpulan
                Perpustakaan UI mengalami transformasi dalam hampir setiap aktivitas
            tata kelolanya. Atas dasar ini, pendekatan ekonomi politik dalam kajian
            perpustakaan menjadi penting untuk membaca kemungkinan keterlibatan
            berbagai kekuatan kelompok pada proses pengelolaannya. Realitas layanan
            referensi berbasis digital untuk mendukung visi “Menjadi rujukan utama
            perkembangan  ilmu pengetahuan bagi  perpustakaan  perguruan  tinggi”
            tampak dengan berbagai transformasi sumber daya informasi dan kegiatan
            layanan.  Perpustakaan  UI  melakukan  modifikasi  dengan  menambah
            koleksi  terbaru,  melanggan  berbagai  online  databases,  mengembangkan
            sistem dan mendesain ulang berbagai layanan untuk pemustaka.
                Layanan  referensi  yang  merupakan  salah  satu  aspek  dari  kegiatan
            perpustakaan  dapat  menjadi  arena  pertarungan  ekonomi  politik  dari
            Mosco.  Ide  yang  muncul  dari  penelitian  ini  adalah  layanan  referensi
            190                      Komodifikasi Pemustaka dalam Transformasi Layanan ...
   205   206   207   208   209   210   211   212   213   214   215