Page 206 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 206

ƒŠ—  ʹͲͲͲ
                                              ƒ
                 • ‘އ•‹ –‡”…‡–ƒ
                                                         †ƒ–ƒ„ƒ•‡ǡ ‡ǦŒ‘—”ƒŽǡ
                 • ƒ•‡–
                                                         ‡„‘‘ǡ ”‡•‡ƒ”…Š –‘‘Ž•Ȍ
                                     • ‘އ•‹ –‡”…‡–ƒ
                                                         •  ‘އ•‹ –‡”…‡–ƒ
                 • ‹…”‘ ˆ‹Ž
                                     • •–‹–—–‹‘ƒŽ      •  Ǧ”‡•‘—”…‡• ȋ‘Ž‹‡
                                                         •  •–‹–—–‹‘ƒŽ ”‡’‘•‹–‘”›
                                      ”‡’‘•‹–‘”›         •  ‹†‡‘
                                     • Ž‹‡ †ƒ–ƒ„ƒ•‡
                       ƒŠ— ͳͻͻͲ     •                        ƒŠ— ʹͲͳͲ
            Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik  ƒ
                          ƒ
                                     • ƒ•‡–
                                     • ‹†‡‘
            kemampuan  hard  skills maupun  soft  skills sehingga lebih siap menghadapi
            tantangan dalam kemajuan zaman yaitu era globalisasi dan teknologi informasi.
                Dalam konteks Perpustakaan UI, transformasi pustakawan yang dialami
            digambarkan sebagai berikut:
                                                            •  ‡Œƒ†‹
                                                            ‹•–”—–—”
                   ‡Œƒ‰                              ‡‰‡Ž  †ƒ
                         •  ‡„‡”‹       •  ‡„‡”‹          ˆƒ•‹Ž‹–ƒ–‘”
                    ƒ     ’‡–—Œ—   ‡†‹ƒ  ”‡ˆ‡”‡•‹  ‘Žƒ   •  ‘•—Ž–ƒ
                  ‘އ•  •  ‡„‡”‹   –‘”   •  ‡…ƒ”‹    ‡‰‡–  —–—
                          ‹ˆ‘”ƒ•‹
                                          •—„‡”            ’‡…ƒ”‹ƒ
                    ‹                                ƒŠ—ƒ  Ž‹–‡”ƒ–—”
                                                            •  ‡‰‡Ž‘Žƒ
                                                            ’‡‰‡–ƒŠ—ƒ
                                Gambar 2. transformasi Pustakawan Referensi
            3. Spasialisasi dan Strukturasi Dalam Tata Kelola Layanan Referensi
                                       Rektor
                Perpustakaan  UI  selama  keberadaannya  telah  mengalami  berbagai
                                       Kepala
            tantangan dalam pengembangannya.  Tantangan tersebut antara lain,
                                      Perpust
                                       akaan
                                       ator  akan  akses  informasi  ilmiah  berkualitas,
            tingginya  tuntutan  pemustaka  Koordin
                                       Layanan
            masuknya berbagai aplikasi teknologi yang baru, melakukan perawatan dan
                                       referen
                                        si
            mengembangkan sistem perpustakaan berbasis elektronik, mengembangkan
                                       Pustaka
                                        wan
            model sistem layanan baru, mengelola koleksi UI-ANA, online databases
                                       Referen
                                        si
            yang telah dilanggan dengan harga yang cukup mahal, melakukan pelaporan

            atas pengelolaan Perpustakaan seperti data pemustaka dan pemanfaatannya
            (Luki, 2013).
                Ungkapan  Kepala  Perpustakaan  UI  periode  (2001-2014)  di  atas
            menunjukkan permasalahan yang dihadapi oleh perpustakaan UI saat itu.
            Namun nampaknya permasalahan ini akan masih dihadapi dalam beberapa
            tahun  ke  depan.  Pemicunya  adalah  transformasi  yang  dipicu  adanya
            perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, serta makin  tingginya
            jumlah pemustaka yang masuk dalam kategori net generation, generasi yang
            tumbuh dengan teknologi dari usia muda, cepat dalam memahami teknologi,
            menggunakan dan menerima informasi dengan cepat, kemampuan multi-
            tasking  dan  memiliki  ketertarikan  terhadap  produk  informasi  interaktif
            (Prensky, 2001). Makin tingginya net generation yang saat ini sudah menjadi
            bagian terbesar sivitas akademika UI dan membanjirnya informasi elektronik
            membuat Perpustakaan UI mencoba melakukan perubahan terus menerus,
            karena tidak ingin ditinggalkan oleh pemakainya (Luki, 2015).
                Shill  dan  Tonner  (2003)  menyatakan  bahwa  seiring  dengan  adanya
            peralihan media informasi, dari bentuk tercetak ke bentuk digital, kebutuhan
            pustakawan dan pemustaka  atas format sumber informasi  pun mengalami
            perubahan. Pemustaka  tidak hanya membutuhkan informasi, namun juga
            bantuan untuk menemukan informasi serta pelatihan untuk menggunakan
            186                      Komodifikasi Pemustaka dalam Transformasi Layanan ...
   201   202   203   204   205   206   207   208   209   210   211