Page 209 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 209

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

            luar  Perpustakaan.  Besarnya  jumlah  peserta  yang  hadir  dalam  berbagai
            kegiatan  diadakan  oleh  Perpustakaan    membuktikan  keberhasilan
            Koordinator Layanan dalam pengelolaan Layanan Referensi yang sangat
            diapresiasi baik oleh Kepala Perpustakaan bahkan Rektor. Besarnya jumlah
            ‘audience’  berbagai  kegiatan  perpustakaan  menjadi  salah  satu  indikator
            keberhasilan  dalam  memenuhi  target  pemanfaatan  Perpustakaan  oleh
            sivitas akademika UI. Keberhasilan Koordinator Layanan mendatangkan
            audience  dalam  berbagai  kegiatannya  di  Perpustakaan  memberikan
            dukungan  pada  Kepala  Perpustakaan  dalam  meningkatkan  statistik
            jumlah kunjungan ke perpustakaan yang merupakan salah satu indikator
            keberhasilan Perpustakaan.
                Layanan  Referensi  Perpustakaan  UI  dimanfaatkan  oleh  Kepala
            Perpustakaan sebagai arena untuk membangun jaringan dengan berbagai
            komponen  di  dalam  Universitas,  seperti  Dekan,  para  Guru  Besar  dan
            Pejabat Universitas lainnya.  Meski tidak sepenuh hati menyetujui berbagai
            layanan  baru  yang  diciptakan  oleh  Kepala  Perpustakaan    seperti  EDS
            (Electronic Delivery Services) , Knowledge ATM di perpustakaan karena
            layanan-layanan tersebut sebetulnya sudah ada sebelumnya, hanya diberi
            nama yang berbeda. Atau bahkan K-ATM dianggap sebagai layanan yang
            mengalami kemunduran, Koordinator Layanan dan pustakawan referensi
            yang merupakan pustakawan senior tidak berdaya menolak ketika Kepala
            Perpustakaan memintanya menjalankan layanan-layanan tersebut.
                Namun ketika EDS dan K-ATM telah menjadi bagian dari layanan
            Perpustakaan  UI,  Koordinator  Layanan  dan  pustakawan  referensi
            juga  memiliki kepentingan  atas  keberadaannya.  Dengan keberadaan
            layanan  referensi  baru  tersebut  di  Perpustakaan,  Kepala  Perpustakaan
            mampu  mendatangkan  Rektor  dan  Pejabat  Universitas  maupun
            Fakultas mengunjungi Perpustakaan untuk menghadiri acara-acara yang
            diselenggarakan  di    Perpustakaan.  Kepala  Perpustakaan  juga  memiliki
            kesempatan mempromosikan berbagai layanan baru serta mengungkapkan
            berbagai  keberhasilan  yang telah  dicapainya  kepada  para pimpinan
            Fakultas dan Universitas.
                Kesempatan-kesempatan  yang  sedikit  ini  selalu  dimanfaatkan  oleh
            Kepala Perpustakaan karena Perpustakaan tidak pernah dikunjungi oleh
            para dosen baik ketika mereka sebagai pengajar, apalagi ketika mereka
            mengemban jabatan di universitas. Meski dianggap sebagai pimpinan unit
            penyedia informasi bagi sivitas akademika universitas, baik untuk keperluan
            penelitian maupun pengajaran, Kepala Perpustakaan sebagai bagian dari
            unsur pimpinan universitas tidak selalu mendapat kesempatan berinteraksi
            dengan pimpinan di lingkungan universitas karena kepala Perpustakaan
            tidak selalu diundang dalam rapat-rapat pimpinan Universitas, sehingga

            Indira Irawati                                                189
   204   205   206   207   208   209   210   211   212   213   214