Page 350 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 350
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
periode keempat 2011 oleh Ibu Sri Sularsih, Yayasan Kawedri yang dulu
merupakan mitra pertama kini dalam daftar kemitraan yang tercantum
dalam buku Seperempat Abad Perpustakaan Nasional 1980-2005 tercantum
menjadi mitra ketujuhbelas dari delapanbelas mitra PNRI.
Keletakan ruang berkegiatan Yayasan Kawedri yang dulu berada di
ruang depan gedung utama bekas sekolah HBS KW III, setelah 24 tahun
berjalan, sudah berpindah 3 kali yaitu ke bangunan bertingkat dua di ruang
paling depan kiri lantai 2 (lihat denah 4. Warna kuning), kemudian terakhir
kini berada di bangunan bertingkat dua di ruang sudut kiri paling belakang
di lantai 1 (lihat denah 4. Warna hijau). Keletakan ini dapat diindikasikan
menurunnya kualitas kemitraan yang dimaknai oleh PNRI saat ini.
Selanjutnya apabila melihat tata ruang dari bangunan sekolah HBS KW
III ini maka terlihat ada 3 bagian besar yang menjadi ciri dari bangunan HBS
KW III ini secara keseluruhan yaitu bangunan utama yang dulu digunakan
oleh kepala sekolah dan kini digunakan oleh kepala PNRI dan stafnya.
Kemudian bangunan pendopo (penyebutan saat itu) atau aula (penyebutan
kini) yang digunakan untuk tempat pertemuan. Terakhir, bangunan dua lantai
berupa ruang-ruang yang dulu merupakan pusat kegiatan belajar mengajar
dan kini menjadi pusat kegiatan perkantoran PNRI. Lihat denah berikut
Sumber: Arsip Bagian Urusan Umum PNRI, 2006
Denah 1.2 Denah tata ruang bangunan sekolah HBS KW III
Pada susunan tata ruang bangunan adat tradisional Jawa terdapat
beberapa bagian ruang yang dapat dilihat pada deskripsi berikut beserta
ilustrasi gambarnya:
1. “Pendapa, difungsikan sebagai tempat melakukan aktivitas yang sifatnya
formal (pertemuan, upacara, pagelaran seni dan sebagainya). Meskipun
terletak di bagian depan, pendapa bukan merupakan ruang penerima
yang mengantar orang sebelum memasuki rumah. Jalur akses masuk
ke rumah yang sering terjadi adalah tidak dari depan melalui pendapa,
melainkan justru memutar melalui bagian samping rumah
2. Pringgitan, lorong penghubung (connection hall) antara pendapa
dengan omah njero. Bagian pringgitan ini sering difungsikan sebagai
tempat pertunjukan wayang kulit / kesenian / kegiatan publik. Emperan
330 Nilai Maknawi Bangunan Sekolah Hogere Burgerschool Koning Willem III ...

