Page 355 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 355

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

                adat  Jawa  berciri  atap  limasan  menggunakan  tehnik  brunjung
                berlanggam  rumah  Kampung  Cere  Gancet  dan  merepresentasikan
                satu-satunya  yang  masih  bertahan  hingga  kini.  Kekuatan      utama
                morfologi bangunannya terlihat pada kekhasan tipe atapnya dan pilar-
                pilarnya di sepanjang serambi yang teduh. Pada bangunan HBS KW
                III yang sekarang, kolonnya lebih memonjolkan simbol  kemegahan.
                Kelemahan konteks bangunan HBS KW III yang sekarang ini adalah
                pada konteks lingukungannya yang kurang dapat mendukung dalam
                membangun  gambaran  konteks  bangunan  HBS  KW  III  yang  dulu
                lagi.  Oleh  sabab  itu  seluruh  konteks  bangunan  HBS  KW  III  yang
                masih bertahan sekarang dianggap sebagai bukti otentik yang masih
                ada.  Karakteristik  bangunan  tradisional  dalam  konteks  bangunan
                HBS  KW  III  yang  disebutkan  di  atas,  yang  masih  “hidup”  dalam
                kompleks bangunan PNRI ini  sekarang, merupakan simbol identitas
                non-kolonial yang tercermin dan menginspirasi siswa-siswinya saat
                itu. Simbol identitas non-kolonial yang inspiratif ini diharapkan dapat
                terus  hidup,  baik  pada  bangunan  PNRI  sekarang  ini  dan  menjiwai
                penggunannya saat ini, juga bila nantinya sudah tidak digunakan lagi
                oleh PNRI.
            6.  Besarnya  perubahan  morfologi  bentuk  bangunan  HBS  KW  III  ke
                bentuk PNRI sekarang terlihat banyak terjadi. Praktis elemen yang
                masih dianggap original bahannya adalah struktur dinding bangunan
                depan  yaitu  gedung  utama  bangunan  HBS  KW  III  yang  sekarang
                disebut PNRI, dan struktur dinding lantai 1 bangunan belakang serta
                prasasti  pendirian  HBS  KW  III.  Originalitas  ide  lokal  dari  bentuk
                bangunan HBS KW III sangat kuat terlihat dan masih dipertahankan.
                Hanya diperkuat, diperbaiki dan dimodifikasi sebagai sebuah bangunan
                kantor.
            7.  Pemberian makna  pada materi budaya lampau yang mengacu pada
                teori  pemikiran Ian Hodder ini terbukti  dapat  menangkap makna
                bangunan  HBS  KW  III  ini  bagi  masa  kini.  Pembuktian  dilakukan
                melalui  tahap penelitian  yang diawali  dengan pengumupulan data
                mengenai bangunan HBS KW III beserta data mengenai perubahan
                renovasi yang dilakukan,  data mengenai  kegiatan  yang dilakukan
                pada saat digunakan sebagai sekolah, serta pengumpulan data dengan
                wawancara untuk membuktikan kebenaran dari  sumber literatur yang
                telah diperoleh. Tahap pengolahan data dilakukan dengan menganalisis
                keletakan, tipologi, morofologi termasuk originalitas dan alihfungsi tata
                ruangnya berdasasrkan data-data berupa dokumen-dokumen tertulis
                seperti  kurikulum,  buku  pelajaran,  sertifikat  ijazah,  rapot,  majalah
                yang  diterbitkan  oleh  HBS  KW  III,  prasasti,  selain  itu  juga  arsip-

            Tamara Adriani Salim                                          335
   350   351   352   353   354   355   356   357   358   359   360