Page 418 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 418
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
II. TINJAUAN LITERATUR
A. Informasi Pertanian
Pertanian dianggap sebagai mesin pembangunan di sebagian besar
negara berkembang. Inilah sebabnya mengapa negara-negara berkembang
memberikan penekanan signifikan pada pembentukan masa depan
pertanian. Dengan demikian, peluang pasar yang berkembang di negara-
negara berkembang tertentu telah dibarengi dengan pergeseran dalam
produksi dan ekspor komoditas pertanian (Mokotjo dan Kalusopa, 2010).
Sebagian besar penyebaran informasi pertanian ke petani di Indonesia
dilakukan oleh penyuluh langsung di lapangan melalui kegiatan transfer
teknologi yang tepat. Itu hampir sama dengan apa yang telah diungkapkan
oleh Clarke: “kegiatan layanan penyuluhan adalah mentransfer teknologi
pertanian ke petani dari pemerintah pusat melalui penyuluh pertanian di
lapangan” (Clarke, 1997).
Informasi pertanian di negara-negara berkembang termasuk
Indonesia sering tidak secara bebas dibagikan oleh penyuluh kepada petani
(Tollefson, 1995) dan tidak semua informasi yang ada di perpustakaan
pertanian pusat di Indonesia dapat diakses oleh semua pengguna potensial
(Ekakusmayadi, 2009). Dalam 10 tahun terakhir hanya sedikit informasi
dari hasil penelitian komoditas pertanian yang dibagikan oleh penyuluh di
Indonesia (Tri Margono, Onodera, dan Sugimoto, 2008).
Penelitian pertanian diperlukan untuk mengembangkan strategi guna
mengurangi dampak pertanian dari perubahan iklim global (Parry, 1990).
Oleh sebab itu informai dari hasil-hasil penelitian sangatlah penting.
Informasi yang dibuat dan dikelola oleh negara-negara Asia dalam database
tertentu, dikemas dalam bahasa yang dapat dimengerti oleh komunitas lokal
sehingga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pengguna (Alston,
et al., 2000). Oleh sebab itu tidak semua data yang ada dalam database
di Asia tersedia dalam bahasa Inggris (bahasa internasional) dan tidak
mudah diakses. Hal ini menyebabkan sulitnya pengguna dalam mengakses
informasi tentang komoditas pertanian dari seluruh artikel ilmiah di Asia
(Tri Margono, 2005). Namun demikian FAO telah membangun repositori
informasi hasil penelitian pertanian secara global melalui database AGRIS
(FAO, 2005).
B. Pangan Fungsional, Komoditas Pertanian dan Tren di Negara Asia
Tenggara
Pangan fungsional adalah pangan yang kandungan komponen aktifnya
398 Kebijakan Informasi Pertanian dan Penyebarannya di Indonesia ...

