Page 421 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 421
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
terhadap kualitas produk pertanian di arena internasional. Keempat, bidang
ilmu baru seperti ilmu informasi dan bioteknologi sangat mempengaruhi
penelitian pertanian dan sistem inovasi. Komoditas pertanian yang di
produksi di Asia Tenggara telah mengalami perubahan besar selama dua
atau tiga dekade terakhir, terutama sejak diperkenalkannya teknologi
modern (Tanaka, 2003).
C. Sumber Daya Informasi Pertanian
Sumber daya informasi berarti data dan aset informasi dari suatu
organisasi, departemen atau unit (Fatimah, 2009). Di era kemajuan
teknologi, sebagian besar aktivitas masyarakat bergantung pada jaringan
komputer dan internet sebagai alat penting dalam berhubungan dengan
semua jenis kegiatan. Di Indonesia, sumber daya informasi pertanian paling
banyak ditemukan di perpustakaan institusi yang terkait dengan penelitian
pertanian (Widharto, 2005). Selanjutnya Widharto mengatakan bahwa
hanya sebagian kecil hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal Indonesia,
seperti Biotria dan Hayati. Sebagian besar hasil penelitian hanya berupa
laporan teknis yang tidak dipublikasikan yaitu sebagai literatur kelabu.
Oleh sebab itu untuk melayani kebutuhan pengguna dan meningkatkan
minat serta antusiasmenya, perpustakaan dan pusat informasi harus lebih
fokus pada pengembangan dan pemeliharaan jaringan informasi.
Teknologi informasi dapat mengatasi hambatan diseminasi informasi
melalui pengembangan dan penerapan mekanisme informasi interaktif
yang lebih tepat (Qamar, 2002). Jaringan informasi tidak selalu menjadi
sarana yang efektif untuk akses dan berbagi informasi penelitian di bidang
pertanian di Indonesia. Pengguna Indonesia yang tinggal di kota atau
provinsi memiliki lingkungan infrastruktur yang baik dalam mengakses
informasi. Sebagian besar petani yang tinggal di daerah pedesaan memiliki
kesenjangan digital karena terbatasnya fasilitas komputer dan jaringan
internet; sementara pengguna yang tinggal di wilayah kabupaten hingga
kota/kotamadya dapat mengakses informasi dengan mudah. Gurstein
(2003) menjelaskan bahwa kesenjangan digital menggambarkan fakta
bahwa dunia dapat dibagi menjadi dua, yaitu orang-orang yang tidak dapat
dan orang-orang yang dapat melakukan dan memiliki akses atau mampu
menggunakan teknologi informasi modern.
D. Penyuluh Pertanian
Penyuluhan pertanian adalah program atau sistem pendidikan dan
pelatihan non-formal yang terlibat dalam kegiatan penyebaran dan
pertukaran Iptek (FAO, 2004) atau transfer teknologi (Sulaiman dan Hall,
Tri Margono 401

